Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Tawur Agung Kesanga Tahun 2021 di Buleleng Akan Dipuput Sarwa Sadhaka
BERITABALI.COM, BULELENG.
Tawur Agung Kesanga (upacara penyucian) menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1943 tahun 2021 di Kabupaten Buleleng, Bali akan dipuput (dipimpin) oleh Sarwa Sadhaka. Sebelumnya, Tawur Kesanga hanya dipimpin Tri Sadhaka.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kebudayaan Buleleng Gede Dody Sukma Oktiva Askara saat ditemui usai memimpin paruman (rapat) Sulinggih (pendeta) se-Kabupaten Buleleng, di Puri Sasana Budaya, Jumat (22/1).
Dody Sukma menjelaskan berdasarkan hasil rapat dengan para sulinggih, pelaksanaan Upacara Tawur Agung Kesanga tahun 2021 akan dipuput oleh Sarwa Sadhaka. Tetap berpedoman pada Tri Sadhaka.
"Lebih banyak yang muput kan lebih bagus. Ini juga untuk keajegan Kabupaten Buleleng. Selain itu juga ini semua untuk keselamatan kita semua," jelasnya.
Kesepahaman ini sebenarnya bermuara dari Surat Edaran (SE) Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Bali. Dimana, dalam pembahasan bersama antara prajuru (pengurus) adat dengan Pemkab. Buleleng yang melibatkan berbagai unsur, sudah mencapai kesepahaman. Dalam beberapa pertemuan, pelaksanaan Tawur Kesanga tingkat Kabupaten ini akhirnya menuai respon yang baik. Tentang lokasi, pelaksanaan prosesi dan lainnya.
"Intinya sudah ada kesepahaman, Tawur agung Kesanga tetap dilaksanakan di Catus Pata depan Puri Sasana Budaya Singaraja sesuai dengan pelaksanaanya dua tahun lalu. Tetap menjalankan fungsi Tri Sadhaka. Namun, dilaksanakan oleh Sarwa Sadhaka," ucap Dody Sukma.
Dody Suksma juga mengatakan penggunaan Sarwa Sadhaka ini untuk saling menghormati dan mengakomodasi. Mengenai posisi tempat pemujaan (pemiosan) akan diatur oleh PHDI Buleleng sebagai pelaksana Tawur Agung Kesanga.
"Tawur Agung Kesanga yang dilaksanakan tetap sebagaimana sebelumnya. Yakni Tawur Manca Kelud dengan pembiayaan dari anggaran daerah, dan tempat para Sulinggih muput upacara disamaratakan," katanya.
Sementara itu, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana saat memimpin rapat dengan PHDI, Disbud dan Bagian Kesra mengungkapkan, siapapun yang akan muput pada saat pelaksanaan Tawur Agung Kesanga, pihaknya tidak mempermasalahakan itu. Tri Sadhaka maupun Sarwa Sadhaka sama saja.
"Toh juga tujuan dari persembahyangan itu sama yakni meminta keselamatan maupun kerahayuan dari yang maha kuasa," ungkapnya.
Dirinya tidak memungkiri bahwa pada saat pelaksanaan Tawur Agung Kesanga yang akan dipuput Sarwa Sadhaka lebih kompleks. Ini dikarenakan akan dipuput mulai lima sampai sembilan Sadhaka. Ataupun seluruh klan (soroh) yang ada di Kabupaten Buleleng.
"Saya tidak mempermasalahkan itu. Ini juga merupakan permohonan dari masyarakat Buleleng. Pada intinya semakin banyak yang muput ini kan semakin baik," tutup Agus Suradnyana.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng mulai mempersiapkan pelaksanaan Tawur Agung Kesanga Pada Tilem Kesanga, Saniscara Pon Wuku Gumbreg Tanggal 13 Maret 2021 mendatang. Tawur Agung Kesanga akan kembali digelar bersama warga masyarakat Buleleng di Catus Pata Depan Puri Sasana Budaya Singaraja. Hanya saja pelaksanaan kali kini harus tetap mengikuti protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19.
Reporter: Humas Buleleng
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2934 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2011 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun