Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Satgas COVID-19 Tanggapi Video Viral Tiup Lilin Suap-suapan di Acara PDIP Bali
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Juru Bicara Satgas COVID-19, Wiku Adisasminto menanggapi soal video viral acara DPD PDIP Bali yang diisi tiup lilin dan suap-suapan tumpeng menggunakan sendok yang sama di tengah pandemi virus Corona.
Pihaknya meminta semua pihak bisa meminimalisasi penularan virus Corona. "Di masa pandemi, siapa pun orangnya harus bisa bijak semaksimal mungkin untuk meminimalisir peluang penularannya," katanya, Senin (25/1/2021) dikutip dari Detik.com.
Wiku berharap tokoh masyarakat bisa memberikan contoh yang baik. Tokoh masyarakat harus disiplin mematuhi protokol kesehatan.
"Terkhusus tokoh masyarakat dimohon untuk memberikan contoh yang baik bagi masyarakat, salah satunya ialah disiplin mematuhi protokol kesehatan," ujarnya.
Sebelumnya, video viral soal suap-suapan tumpeng menggunakan sendok yang sama di tengah pandemi virus Corona terjadi di acara Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP di Bali. Ada pula momen tiga orang meniup lilin yang sama dengan melepas masker terlebih dulu.
Acara yang disorot tersebut digelar hari Sabtu (23/1) di aula kantor DPD PDIP Bali di Kota Denpasar. I Wayan Koster mengatakan acara itu dalam rangka HUT Partai dan ulang tahun Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.
Dalam video yang beredar, ada belasan orang berdiri di panggung acara dan terlihat memakai masker serta udeng di kepalanya. Ada juga tumpeng yang disiapkan di atas meja.
Ketua DPD PDIP Bali I Wayan Koster angkat bicara mengenai sesi suap-suapan dengan alat makan yang sama. Ia juga mengatakan tidak ada pelanggaran protokol kesehatan COVID-19 di acara PDIP Bali.
"Karena kecepatan, satu sendok dipakai 2 orang, setelah itu yang lain, 9 orang, pakai sendok berbeda," ujar Koster, Senin (25/1).
"Acara dilaksanakan di aula kantor DPD PDI Perjuangan dengan jumlah peserta sekitar 25 orang, menjaga jarak, memakai masker, dan telah mengikuti rapid test antigen dengan hasil negatif. Hanya pada saat tiup lilin saja masker dibuka, sebelum dan sesudahnya masker tetap dipakai," terangnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2812 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2033 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1984 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1803 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun