Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
67 Tahun Tak Mandi, Pria Ini Dijuluki Manusia Terkotor di Dunia
BERITABALI.COM, DUNIA.
Berapa kali normalnya Anda memutuskan untuk mandi dalam sehari? Bahkan bagi mereka yang merasa malas, jarang ada yang bisa bertahan berhari-hari tanpa mandi.
Namun, lain halnya dengan pria yang dijuluki manusia terkotor di dunia satu ini. Pria asal Iran bernama Amou Haji tersebut sudah hampir 7 dekade tidak mandi.
Menyadur India Times, Amou Haji adalah pria 87 tahun yang tinggal di desa Dejgah, provinsi Kermanshah, Iran. Pria itu telah menghabiskan 67 tahun terakhir tanpa mandi.
Akibat keengganannya menyentuh air, penampilan Amou Haji pun tampak kotor dan berdebu. Baik kulit maupun rambutnya berwarna keabuan.
Selain itu, rambut Amou Haji juga dibiarkan berantakan. Saat ditanya, Amou Haji mengaku bahwa ia menjalani gaya hidup tidak mandi karena takut air.
Sejak umur 20-an tahun, Amou Haji percaya bahwa jika ia mandi, maka dirinya akan jatuh sakit. Pria ini juga menjalani kehidupan terisolasi akibat masalah emosional saat masih muda.
Selain gaya hidup menolak mandi, Amou Haji juga punya kebiasaan makan yang tidak biasa. Ia suka memakan bangkai hewan yang sudah busuk. Pria ini menyebut makanan favoritnya adalah landak.
Amou Haji juga meyebutkan bahwa ia suka menghabiskan waktu untuk merokok. Namun, rokok yang digunakan pria ini tidak mengandung tembakau. Sebaliknya, Amou Haji lebih suka menggunakan pipa berkarat untuk merokok kotoran hewan.
Terlepas dari rasa takutnya kepada air, Amou Haji tetap minum sebanyak 5 liter air sehari. Air yang diminumnya juga diwadahi kaleng berkarat.
Sedangkan untuk memotong rambut, pria 67 tahun ini memilih untuk membakarnya dengan menggunakan api. Amou Haji membiarkan rambutnya tumbuh sepanjang bahu disertai kumis dan jenggot. Sementara saat musim dingin, ia akan menggunakan helm.
Meski menjalani gaya hidup berbeda, Amou Haji mendapat bantuan dari orang-orang di sekitarnya. Pasalnya, pria ini juga memilih tinggal di lubang dalam tanah yang mirip kuburan.
Namun, beberapa orang memutuskan untuk membangun pondok batu bata terbuka untuknya karena merasa kasihan.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3859 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1933 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1690 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1529 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1517 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun