Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
67 Tahun Tak Mandi, Pria Ini Dijuluki Manusia Terkotor di Dunia
BERITABALI.COM, DUNIA.
Berapa kali normalnya Anda memutuskan untuk mandi dalam sehari? Bahkan bagi mereka yang merasa malas, jarang ada yang bisa bertahan berhari-hari tanpa mandi.
Namun, lain halnya dengan pria yang dijuluki manusia terkotor di dunia satu ini. Pria asal Iran bernama Amou Haji tersebut sudah hampir 7 dekade tidak mandi.
Menyadur India Times, Amou Haji adalah pria 87 tahun yang tinggal di desa Dejgah, provinsi Kermanshah, Iran. Pria itu telah menghabiskan 67 tahun terakhir tanpa mandi.
Akibat keengganannya menyentuh air, penampilan Amou Haji pun tampak kotor dan berdebu. Baik kulit maupun rambutnya berwarna keabuan.
Selain itu, rambut Amou Haji juga dibiarkan berantakan. Saat ditanya, Amou Haji mengaku bahwa ia menjalani gaya hidup tidak mandi karena takut air.
Sejak umur 20-an tahun, Amou Haji percaya bahwa jika ia mandi, maka dirinya akan jatuh sakit. Pria ini juga menjalani kehidupan terisolasi akibat masalah emosional saat masih muda.
Selain gaya hidup menolak mandi, Amou Haji juga punya kebiasaan makan yang tidak biasa. Ia suka memakan bangkai hewan yang sudah busuk. Pria ini menyebut makanan favoritnya adalah landak.
Amou Haji juga meyebutkan bahwa ia suka menghabiskan waktu untuk merokok. Namun, rokok yang digunakan pria ini tidak mengandung tembakau. Sebaliknya, Amou Haji lebih suka menggunakan pipa berkarat untuk merokok kotoran hewan.
Terlepas dari rasa takutnya kepada air, Amou Haji tetap minum sebanyak 5 liter air sehari. Air yang diminumnya juga diwadahi kaleng berkarat.
Sedangkan untuk memotong rambut, pria 67 tahun ini memilih untuk membakarnya dengan menggunakan api. Amou Haji membiarkan rambutnya tumbuh sepanjang bahu disertai kumis dan jenggot. Sementara saat musim dingin, ia akan menggunakan helm.
Meski menjalani gaya hidup berbeda, Amou Haji mendapat bantuan dari orang-orang di sekitarnya. Pasalnya, pria ini juga memilih tinggal di lubang dalam tanah yang mirip kuburan.
Namun, beberapa orang memutuskan untuk membangun pondok batu bata terbuka untuknya karena merasa kasihan.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan