Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
3 Nutrisi Penting Dalam Susu, Susu Bisa Cegah Hipertensi dan Osteoporosis
beritabali.com/ist/suara.com/3 Nutrisi Penting Dalam Susu, Susu Bisa Cegah Hipertensi dan Osteoporosis
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Dalam susu terkandung banyak nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh, seperti protein, vitamin A, D, dan B12, kalsium, kalium, fosfor, riboflavin, niacin, seng, dan magnesium. Namun, menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat, di antara kandungan nutrisi tersebut, ada 3 nutrisi yang paling jarang didapatkan orang dewasa dan selalu kekurangan setiap harinya, yaitu kalsium, vitamin D, dan kalium.
Itu sebabnya, The Dietary Guidelines for Americans menyarankan orang yang berusia di atas 9 tahun mengonsumsi 3 gelas susu setiap harinya untuk dapat mencukupi kebutuhan 3 nutrisi penting tersebut.
Setidaknya ada 2 manfaat penting mengonsumsi susu sapi untuk orang dewasa, seperti mengutip Healthline.
1. Tulang sehat dan kurangi risiko osteoporosis
Osteoporosis adalah kondisi menurunnya kepadatan tulang, sehingga tulang mudah rapuh dan tidak kuat menopang bobot tubuh. Osteoporosis bisa memicu patah tulang, khususnya pada orang dewasa atau lanjut usia (lansia)
Terbiasa minum susu saat di usia muda alias remaja, akan memberi keuntungan pada kesehatan tulang di usia tua, khususnya di bagian persendian. Ini karena tingginya kandungan kalsium susu sapi, sebagaimana hasil penelitian yang dilakukan Departemen Ilmu Pangan dan Gizi, University College Cork, Irlandia. Ditambah kombinasi kalsium dan protein dalam susu, kebiasaan ini akan semakin memaksimalkan kesehatan tulang.
2. Mencegah tekanan darah tinggi atau hipertensi
Hipertensi bisa memicu penyakit kronis seperti jantung. Ini karena hipertensi membuat jantung harus bekerja ekstra keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Nah, menariknya produk susu bisa menurunkan risiko hipertensi ini.
Hasil penelitian Harvard School of Public Health, Boston Amerika Serikat pada 2008 menemukan susu rendah lemak, tinggi kalsium dan vitamin D berbanding terbalik terhadap risiko hipertensi. Penelitian ini berlaku pada perempuan paruh baya atau lansia, sehingga susu bisa menurunkan risiko hipertensi dan komplikasi dari penyakit jantung.
Ditambah kombinasi kalsium, kalium, dan magnesium, hal ini menjadikan susu juga sama baiknya untuk menurunkan tekanan darah tinggi.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5915 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4638 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2601 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2255 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan