Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
3 Nutrisi Penting Dalam Susu, Susu Bisa Cegah Hipertensi dan Osteoporosis
beritabali.com/ist/suara.com/3 Nutrisi Penting Dalam Susu, Susu Bisa Cegah Hipertensi dan Osteoporosis
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Dalam susu terkandung banyak nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh, seperti protein, vitamin A, D, dan B12, kalsium, kalium, fosfor, riboflavin, niacin, seng, dan magnesium. Namun, menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat, di antara kandungan nutrisi tersebut, ada 3 nutrisi yang paling jarang didapatkan orang dewasa dan selalu kekurangan setiap harinya, yaitu kalsium, vitamin D, dan kalium.
Itu sebabnya, The Dietary Guidelines for Americans menyarankan orang yang berusia di atas 9 tahun mengonsumsi 3 gelas susu setiap harinya untuk dapat mencukupi kebutuhan 3 nutrisi penting tersebut.
Setidaknya ada 2 manfaat penting mengonsumsi susu sapi untuk orang dewasa, seperti mengutip Healthline.
1. Tulang sehat dan kurangi risiko osteoporosis
Osteoporosis adalah kondisi menurunnya kepadatan tulang, sehingga tulang mudah rapuh dan tidak kuat menopang bobot tubuh. Osteoporosis bisa memicu patah tulang, khususnya pada orang dewasa atau lanjut usia (lansia)
Terbiasa minum susu saat di usia muda alias remaja, akan memberi keuntungan pada kesehatan tulang di usia tua, khususnya di bagian persendian. Ini karena tingginya kandungan kalsium susu sapi, sebagaimana hasil penelitian yang dilakukan Departemen Ilmu Pangan dan Gizi, University College Cork, Irlandia. Ditambah kombinasi kalsium dan protein dalam susu, kebiasaan ini akan semakin memaksimalkan kesehatan tulang.
2. Mencegah tekanan darah tinggi atau hipertensi
Hipertensi bisa memicu penyakit kronis seperti jantung. Ini karena hipertensi membuat jantung harus bekerja ekstra keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Nah, menariknya produk susu bisa menurunkan risiko hipertensi ini.
Hasil penelitian Harvard School of Public Health, Boston Amerika Serikat pada 2008 menemukan susu rendah lemak, tinggi kalsium dan vitamin D berbanding terbalik terhadap risiko hipertensi. Penelitian ini berlaku pada perempuan paruh baya atau lansia, sehingga susu bisa menurunkan risiko hipertensi dan komplikasi dari penyakit jantung.
Ditambah kombinasi kalsium, kalium, dan magnesium, hal ini menjadikan susu juga sama baiknya untuk menurunkan tekanan darah tinggi.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2524 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2016 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1945 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1796 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun