Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Bali Perlu Kawasan Khusus Pengembangbiakan Babi
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Bali perlu kawasan khusus untuk mengembangbiakkan babi sebagai plasma nutfah atau sumber daya genetik dengan kegiatan restocking dan recording untuk meningkatkan populasi babi.
"Perlu adanya kawasan khusus untuk mengembangbiakkan babi Bali sebagai plasma nutfah Kegiatan restocking sebenarnya memang harus ada. Recording terhadap populasi babi di seluruh kawasan prop bali juga perlu dilakukan," sebut Wakil Dekan 2 Fakultas Peternakan Universitas Udayana, Dr. Ir. Budi Rahayu Tanama Putri,S.Pt.,MM.,IPM.,ASEAN.Eng, Jumat (12/2/2021).
Terkait manajemen pemeliharaan. Peternak secara turun temurun tidak terkecuali ternak babi, sudah biasa dengan sistem pemeliharaan tradisional. Disinilah diharapkan peranan penyuluh peternakan untuk melakukan sosialisasi tentang tata cara pemeliharaan babi yang lebih baik.
"Babi seperti ternak lain, sangat perlu dijaga kesehatannya. Disinilah peranan dinas peternakan baik di tingkat provinsi maupun di tingkat kabupaten dan kota, untuk melakukan penyuluhan secara terus- menerus tentang penerapan manajemen yang baik pada usaha peternakan. Untuk saat ini, yang dapat dilakukan peternak dalam upaya mencegah berbagai jenis penyakit yang dapat menyerang ternak. Maka peternak harus menerapkan biosecurity yang baik, pemberian vitamin, dan melakukan vaksinasi secara berkala," bebernya.
Selain itu, peternak juga harus rutin melakukan pengamatan pada ternak babi, memisahkan ternak yang sakit, sehingga bisa diberikan pengobatan secara maksimal serta tidak menulari ternak lain. Dalam kondisi pandemi seperti saat ini, maka sangat disarankan agar peternak untuk selalu berpikir kreatif dan inovatif tidak hanya fokus pada kegiatan on farm, namun juga harus berorientasi pasar, memahami permintaan pasar, dan bagaimana perilaku konsumennya.
"Semuanya penting diperhatikan, sehingga usaha peternakan yang dilakukan tetap dapat memberikan keuntungan yang layak bagi para peternak," tutupnya.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6018 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4692 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2664 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2349 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2243 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan