Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 8 Juli 2026
Orgasme dan Pelukan Bisa Jadi Obat Redakan Sakit Kepala
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sakit kepala termasuk penyakit yang umum terjadi di masyarakat. Biasanya orang akan minum obat sakit kepala atau tidur untuk sedikit meredakan nyeri. Namun, ada loh cara meredakan sakit kepala tanpa obat.
Ya, melakukan orgasme dan mendapatkan pelukan disebut juga bisa untuk mengatasi sakit kepala. Ahli otak dari Universitas Durham Profesor Amanda Ellison mengatakan hal tersebut.
Penulis buku Splitting: The Inside Story on Headaches itu mengatakan bahwa orgasme, bahkan juga pelukan, sama efektifnya dengan obat untuk mengurangi gejala sakit kepala. Sebab, ketika mengalami orgasme tubuh akan melepaskan serotonin atau 'hormon bahagia'. Hormon itu sedikit ditemukan pada orang-orang yang sering migrain.
Penelitian yang dilansir The Sun menunjukkan bahwa orang-orang juga mendambakan seks 20 persen lebih banyak daripada mereka yang mengalami sakit kepala tegang, dengan gejala migrain yang menghilang setelah orgasme.
Dalam bukunya Profesor Ellison menuliskan, seks menghasilkan produksi serotonin lebih banyak. Kasus dua laki-laki di Israel penderita sakit kepala cluster episodik, satu berusia 61 tahun dan lainnya 47 tahun. Saat orgasme dengan pasangannya masing-masing, kedua pria tersebut melaporkan sakit kepala mereka tiba-tiba hilang.
Selain itu, pelukan juga bisa membantu meredakan sakit kepala. Prof Ellison menjelaskan, saat berpelukan tubuh mengeluarkan hormon oksitosin.
"Oksitosin adalah bahan kimia otak lainnya (kadang-kadang disebut sebagai 'hormon cinta') yang dilepaskan saat Anda memeluk seseorang. Jika kepala Anda sakit dan ingin menghindari penggunaan obat, pelukan yang baik bisa menjadi solusinya," ucapnya.
Hal-hal lain yang dapat membuat pusing kepala hilang adalah makanan. Dua di antaranya adalah kafein dan cokelat.
"Mengkonsumsi salah satu dari bahan-bahan ini meningkatkan kadar serotonin yang dapat membantu mengatasi migrain jika Anda mengalaminya," ujar Ellison.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3615 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1184 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1035 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 885 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun