Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 23 Oktober 2026
Toko di Sukasada Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp300 Juta
BERITABALI.COM, BULELENG.
Sebuah toko yang menjual kebutuhan pokok, perlengkapan sembahyang, dan pakaian di Banjar Dinas Kelod Kauh, Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, ludes dilalap api pada Selasa (7/7/2026) pagi. Polisi menduga kebakaran dipicu oleh dupa yang masih menyala.
Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 08.30 Wita. Bangunan yang terbakar diketahui merupakan milik Kadek Ayu (57).
Berdasarkan keterangan korban, sekitar pukul 06.00 Wita ia datang ke toko untuk melakukan persembahyangan di empat pelangkiran yang berada di dalam bangunan. Setelah selesai sembahyang, korban meninggalkan toko sekitar pukul 08.00 Wita dengan dupa yang masih menyala.
"Kurang lebih 30 menit kemudian, tetangga korban melihat asap tebal disertai kobaran api muncul dari dalam toko. Korban kemudian diberi tahu dan langsung menuju lokasi," ujar Iptu Yohana.
Saat tiba di lokasi, api telah membesar dan melahap hampir seluruh isi toko. Warga sekitar sempat berupaya memadamkan kobaran api menggunakan selang air PDAM, namun api sulit dikendalikan hingga petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Setelah dilakukan upaya pemadaman, kobaran api berhasil dijinakkan sekitar 30 menit kemudian sehingga tidak merembet ke bangunan di sekitarnya.
Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan Tim Inafis bersama Unit Reskrim Polsek Sukasada mengarah pada dugaan bahwa kebakaran dipicu oleh dupa yang jatuh ke material yang mudah terbakar.
"Seluruh barang dagangan hingga uang tunai sekitar Rp1,2 juta yang berada di meja kasir hangus terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun total kerugian ditafsir mencapai Rp 300 juta," kata Iptu Yohana.
Baca juga:
4 Hektare Perkebunan Warga Kubu Terbakar
Polres Buleleng mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan dupa, lilin, maupun kompor. Sebelum meninggalkan rumah atau tempat usaha, masyarakat diminta memastikan sumber api benar-benar telah padam guna mencegah kebakaran yang dapat mengakibatkan kerugian besar.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4528 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2195 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2143 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2123 Kali
NCC 4 Jadi Ruang Kolaborasi dan Apresiasi Karya Generasi Muda
Dibaca: 1710 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan