Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Toko di Sukasada Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp300 Juta

Selasa, 7 Juli 2026, 17:11 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Toko di Sukasada Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp300 Juta.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Sebuah toko yang menjual kebutuhan pokok, perlengkapan sembahyang, dan pakaian di Banjar Dinas Kelod Kauh, Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, ludes dilalap api pada Selasa (7/7/2026) pagi. Polisi menduga kebakaran dipicu oleh dupa yang masih menyala.

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 08.30 Wita. Bangunan yang terbakar diketahui merupakan milik Kadek Ayu (57).

Berdasarkan keterangan korban, sekitar pukul 06.00 Wita ia datang ke toko untuk melakukan persembahyangan di empat pelangkiran yang berada di dalam bangunan. Setelah selesai sembahyang, korban meninggalkan toko sekitar pukul 08.00 Wita dengan dupa yang masih menyala.

"Kurang lebih 30 menit kemudian, tetangga korban melihat asap tebal disertai kobaran api muncul dari dalam toko. Korban kemudian diberi tahu dan langsung menuju lokasi," ujar Iptu Yohana.

Saat tiba di lokasi, api telah membesar dan melahap hampir seluruh isi toko. Warga sekitar sempat berupaya memadamkan kobaran api menggunakan selang air PDAM, namun api sulit dikendalikan hingga petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Setelah dilakukan upaya pemadaman, kobaran api berhasil dijinakkan sekitar 30 menit kemudian sehingga tidak merembet ke bangunan di sekitarnya.

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan Tim Inafis bersama Unit Reskrim Polsek Sukasada mengarah pada dugaan bahwa kebakaran dipicu oleh dupa yang jatuh ke material yang mudah terbakar.

"Seluruh barang dagangan hingga uang tunai sekitar Rp1,2 juta yang berada di meja kasir hangus terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun total kerugian ditafsir mencapai Rp 300 juta," kata Iptu Yohana.

Polres Buleleng mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan dupa, lilin, maupun kompor. Sebelum meninggalkan rumah atau tempat usaha, masyarakat diminta memastikan sumber api benar-benar telah padam guna mencegah kebakaran yang dapat mengakibatkan kerugian besar.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rat



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami