Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Istri Bunuh Suami Dibantu Selingkuhan, Mayatnya Dipendam di Depan Rumah
BERITABALI.COM, DUNIA.
Istri bunuh suami dibantu selingkuhan. Parahnya, mayat sang suami dikubur di depan rumah sendiri.
Kasus ini terungkap setelah berhari-hari Tilak Raj (26), korban pembunuhan itu hilang. Lalu polisi pun mengungkap jika Tilak Raj dibunuh, dan pelakunya adalah istrinya sendiri.
Mayat Tilak Raj dikubur di depan rumahnya sendiri di daerah Khizrabad di distrik Yamunanagar, India, Selasa lalu.
Tilak Raj bekerja sebagai buruh di daerah Ballewala.
Pembunuhnya adalah Palo Devi. Devi dan Tilak sudah punya anak perempuan berusia dua tahun.
Sementara selingkuhan Devi adalah Sohail Khan.
Kasus pembunuhan ini terjadi saat Tilak hilang sejak 14 Januari. Sementara Devi baru melaporkan ke polisi pada 22 Januari.
Kepolisian setempat, Inspektur SHO Balraj Singh mengungkap jika Devi membuat laporan palsu.
“Palo Devi membuat pengaduan palsu yang mengatakan bahwa suaminya hilang. Pada 22 Januari, Palo Devi menyatakan bahwa suaminya, Tilak Raj, adalah seorang pecandu narkoba dan dia meninggalkan rumah pada pagi hari tanggal 15 Januari sekitar pukul 8 pagi dan tidak kembali," kata Balraj.
Polisi pun menangkap Devi dan Sohail. Selama penyelidikan, keduanya mengaku membunuh Tilak pada 14 Januari malam hari. Malam itu juga mereka kubur Tilak di halaman rumah.
Tilak dibunuh dengan cara dicekik dengan tali.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 725 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan