Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Distan Tabanan Terima 12 Proposal untuk Bantuan Bibit Babi
BERITABALI.COM, TABANAN.
Tahun 2021 ini, Pemprov Bali melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan berencana akan memberikan bantuan 1.700 bibit babi kepada peternak.
Bahkan, anggarannya sudah dialokasikan dalam APBD Induk 2021. Untuk di Kabupaten Tabanan dipastikan akan diberikan, hanya saja masih belum diketahui berapa kuota yang diperoleh.
Kepala Dinas Pertanian (Distan) Tabanan, I Nyoman Budana dikonfirmasi Jumat (26/2) mengatakan, pihaknya sampai saat ini masih belum menerima informasi terbaru terkait dengan kuota bibit babi yang nantinya diterima kelompok ternak Tabanan. Hanya saja, saat ini lanjut kata Budana, sudah ada 12 proposal masuk untuk bisa memperoleh bantuan tersebut.
“Kemungkinan masih berproses di Provinsi, apalagi ini hibah dari anggota DPRD Bali,” terang Budana.
Dan untuk 12 proposal yang telah masuk tersebut dikatakannya sudah masuk ke Dinas Pertanian provinsi Bali, dan kemungkinan akan terus bertambah jika masih ada slot tersedia.
Terkait hal ini pihaknya juga akan terus memperjuangkan, agar Tabanan bisa mendapatkan tambahan kuota. Di sisi lain disinggung terkait kondisi ternak babi di Tabanan, Budana mengakatan, sejak berkurangnya populasi babi karena banyak yang mati akibat mewabahnya flu babi Afrika atau African Swine Fever (ASF), kini masyarakat sudah mulai kembali beternak.
“Sudah ada sejumlah peternak yang mulai membeli bibit dan beternak lagi, meski memang jumlahnya belum banyak lantaran harganya mahal,” ucapnya.
Budana menegaskan, sejalan dengan mulainya warga beternak babi, pihaknya sudah selalu melakukan sosialisasi untuk melakukan bio security. Selain itu juga sanitasi lingkungan sangat perlu dilakukan untuk menjaga kebersihan kandang.
Untuk peternak skala besar sudah menerapkan hal tersebut, kemungkinan yang masih belum maksimal ada peternak mandiri yang biasanya di perumahan warga.
"Setiap kecamatan petugasnnya sudah melakukan sosialisasi langkah antisipasi kesehatan kandang serta sanitasi lingkungan. dan kami lebih fokus ke wilayah yang dulu masif terserang virus," ungkapnya.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5941 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4655 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2625 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2280 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2221 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan