Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Tim Yustisi Denpasar Jaring 11 Pelanggar Prokes
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Tim Yustisi Kota Denpasar kembali jaring 11 orang pelanggar protokol kesehatan saat melaksanakan penertiban protokol kesehatan PPKM skala mikro di Jalan Griya Anyar Suwung Kauh Denpasar Selatan, Selasa (2/3).
Kasatpol PP Kota Denpasar Dewa Gede Anom Sayoga mengatakan, 11 pelanggar tersebut sebanyak 5 orang di denda ditempat karena tidak menggunakan masker dan 6 orang lagi diberikan pembinaan karena menggunakan masker tidak pada tempatnya. Saat dikoordinasi semua pelanggar beralasan lupa.
Sebagai efek jera, menurut Sayoga pelanggar juga diberikan hukuman fisik berupa pus up. "Hal itu dilakukan agar masyarakat jera dan tidak melakukan pelanggaran lagi," jelas Sayoga.
Dalam kegiatan itu pihaknya juga mensosialisasi PPKM skala mikro dan sosialisasi protokol kesehata 6 M yakni memakai masker standar dengan benar, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi bepergian, meningkatkan imun, dan mentaati aturan. Selain itu pihaknya juga akan mensosialisasikan kepada pelaku usaha agar menyediakan sarana protokol kesehatan di tempat usahanya. Dengan berbagai langkah yang dilakukan ini pandemi Covid-19 ini dapat terkendali.
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3879 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2458 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2013 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1939 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1795 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun