Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Diterpa Bencana Tanah Bergerak, Rumah Warga Nyaris Ambruk
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sejumlah dua rumah warga di Desa Jombok, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang retak terdampak bencana tanah bergerak, Rabu (3/3/2021) malam. Seluruh penghuni rumah telah dievakuasi ke tempat lebih aman.
Plt Kabid Kedaruratan dan Kebencanaan BPBD Kabupaten Malang, Sardono Irawan mengatakan, memang di wilayah tersebut rawan terjadinya tanah bergerak. Ditambah akibat cuaca ekstrem beberapa pekan ini. Kekinian, seluruh penghuni rumah yang terdampak telah dievakuasi.
"Untuk penghuninya sudah mengungsi ke rumah kerabatnya masing-masing," ujarnya, dikutip dari timesindonesia media jejaring suara.com, Kamis (4/3/2021).
Kerusakan, lanjut dia, didominasi retakan pada bagian dinding rumah warga. Bahkan bangunan dikhawatirkan rawan ambruk.
"Dinding rumah mengalami keretakan akibat tanah gerak. Sehingga membuat kedua rumah tersebut rawan roboh apabila pergerakan tanah semakin signifikan," jelasnya.
Tercatat, masih kata dia, rumah yang terdampak adalah milik Sukari dan Juki, warga Dusun Songkorejo, Desa Jombok, Ngantang, Kabupaten Malang.
"Untuk kebutuhan mendesak adalah terpal, matras dan sembako. Sedangkan kerugian dari kedua rumah tersebut kurang lebih sebesar Rp15 juta," sambung dia.
Ia menambahkan, petugas BPBD terus memantau tanah gerak di Kabupaten Malang, karena cuaca hujan deras masih berpotensi terjadi.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4640 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan