Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Profil Nadya Arifta, Gadis dari NTB yang Dikabarkan Dekat dengan Anak Jokowi
BERITABALI.COM, NTB.
Nadya Arifta, sosok gadis dari Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat dikabarkan tengah dekat dengan Kaesang Pangarep.
Itu setelah Fellicya Tissue, kekasih Kaesang menghilang dari laman Instagram putra bungsu Presiden Jokowi. Beberapa foto seakan menjadi bukti, Nadya dan Kaesang menjalin hubungan asmara. Namun keduanya belum memberi klarifikasi atas kedekatan mereka berdua.
Penelusuran dari berbagai sumber, Nadya Arifta yang lulusan SMA Negeri 1 Mataram ini, kuliah di Malang. Tepatnya di Fakultas Ilmu Komunikasi Jurusan Public Relation UMM Malang. Sambil kuliah, Nadya bekerja sebagai penyiar dan presenter di JTV Malang.
Saat pembukaan restoran Sang Pisang milik Kaesang di Malang, Nadya diberi kepercayaan untuk menjadi MC nya. Lebih dua tahun Nadya bergabung dengan manajemen Sang Pisang di Jakarta. Wanita kelahiran Lombok, 3 Agustus 1997 ini bertindak sebagai Public Relation.
Dia putri pasangan Tasrif (ayah) dari Desa O'o Kecamatan Donggo, Bima dan Sri Rahmawati (ibu), dari Desa Sambori Kecamatan Lambitu, Bima, NTB. Di Lombok, Nadya tinggal di salah satu BTN di Desa Sandik, Kecamatan Batulayar, Lombok Barat.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3878 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2399 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1932 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1793 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun