Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Soal Oknum Sulinggih "Berkasus", Begini Kritik Ngurah Harta pada PHDI
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Menanggapi polemik akhir-akhir ini tentang oknum Sulinggih atau pemuka agama Hindu yang dikaitkan dengan kasus pelecehan seksual, pengamat spiritual sekaligus sesepuh perguruan Sandhi Murthi, Ngurah Harta mengkritisi lembaga PHDI sebagai lembaga yang berwenang untuk menetapkan status Sulinggih.
Ia menilai PHDI terlalu berpatokan pada konsep India dan meninggalkan kearifan lokal Bali, maka dari itu ketua PHDI bukan berdasarkan titipan orang tertentu, sekarang ini ketua Parisadha kan berdasarkan titipan seseorang dan memakai konsep suryak siu, sehingga menyakiti hati umat Hindu Bali.
"Sekarang yang kita inginkan kembalikan roh Hindu Bali atau pengurus Parisadha harus diganti segera supaya tidak ada polemik yang tidak karuan lagi," tandasnya, Selasa (9/3/2021).
Ketua Parisadha, lanjutnya, harus berani pasang badan untuk menjaga tradisi Hindu Nusantara sesuai dengan daerah dimana berkembang dan kalau ada Hindu luar Indonesia yang berani melakukan kekacauan konsep yang sudah dijalankan dari zaman dulu sekali sekarang, Ketua Parisadha harus pasang badan membubarkan kelompok yang telah merusak tradisi Hindu Nusantara.
"Kalau sikap dan keberanian ini menjadikan dia diam maka rakyat yang akan membela dan melakukan action kebenaran yang sesungguhnya," kritiknya.
Ia mengkritisi ketika Sulinggih melakukan kesalahan, PHDI cuci tangan dengan bahasa tidak terdaftar di PHDI. Seharusnya begitu ada laporan, PHDI segera bersikap dengan melakukan sesuai dengan kewenangan sebagai lembaga umat.
Sementara itu, Ketua PHDI Provinsi Bali, Prof. Dr. Drs. I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si. ketika dikonfirmasi hingga berita ini diturunkan belum memberikan tanggapan. Dari pertanyaan yang diajukan melalui kontak WhatsApp, Ketua PHDI Bali itu belum memberikan jawaban.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5915 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4636 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2601 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2255 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan