Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Pakar Biomolekuler Sebut Vaksin Sinovac Bisa Atasi Mutasi Virus Corona
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Pakar Biomolekuler Universitas Sriwijaya, Prof Yuwono menyatakan vaksin Sinovac yang sedang digunakan di Indonesia bisa diandalkan untuk menangkal mutasi virus Corona B117, karena mengandung virus utuh.
"Virus utuh artinya reaksinya utuh, sedangkan varian B117 berasal dari mutasi protein S (salah satu bagian virus Covid-19), jadi vaksin Sinovac bisa mengatasi mutasi-mutasi virus Covid-19," katanya, Rabu (10/3/2021) dikutip dari Liputan6.com.
Menurutnya vaksin Sinovac bereaksi ke seluruh tubuh, sehingga reaksi B117 akan langsung diatasi vaksin buatan China itu ketika masuk ke dalam tubuh seseorang sama seperti jika Covid-19 masuk ke dalam tubuh.
"Para ahli juga meyakini varian B117 tidak mempengaruhi efektifitas vaksin Sinovac," katanya.
Kandungan utuh virus di dalam vaksin tidak lepas dari penggunaan teknologi yang dilakukan China, berbeda dengan vaksin Pfizer yang hanya mengandung RNA virus sehingga masih dipertanyakan efektivitasnya
Oleh karena itu ia meminta masyarakat ikut berpartisipasi dalam program vaksinasi Covid-19 yang saat ini telah mencakupi hampir tiga juta orang di Indonesia, selain untuk mencegah B117 juga agar kasus baru Covid-19 bisa terus ditekan.
Seperti kasus aktif Covid-19 di Sumsel yang menunjukkan penurunan hampir 50 persen dalam beberapa pekan terakhir, meskipun belum ada penelitian terkait dampak vaksin dan penurunan kasus namun menurutnya itu sudah kabar baik bagi penanganan Covid-19 di Sumsel.
Selain itu, Prof Yuwono mengimbau masyarakat tidak panik menghadapi B117 yang telah terdeteksi masuk ke Indonesia khususnya Sumsel, sebab varian itu tidak lebih berbahaya dari Covid-19.
"Tidak perlu heboh dengan B117, karena kita semua seharusnya sudah dewasa menghadapi informasi-informasi terkait virus, yang penting protokol kesehatannya dilaksanakan dan ditingkatkan lagi," ujar Prof Yuwono yang juga Dirut RS Pusri Palembang.
Meski diduga lebih cepat menular dibanding Covid-19, namun ia menyebut para ahli yakin gejala yang ditimbulkan mutasi virus Corona B117 lebih ringan sehingga proses penyembuhanya juga lebih cepat.
"B117 asalnya dari Inggris, kalau virusnya berbahaya harusnya Liga Inggris sudah ditutup, tapi faktanya tetap jalan, jadi masyarakat fokus saja ke informasi yang baik-baik," katanya menambahkan.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2497 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2014 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1943 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1795 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun