Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Geger 1 Guru Flu Tularkan Covid-19 di SMK, Akhirnya Jadi Klaster
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Seorang guru tularkan Covid-19 ke muridnya di sebuah SMK di Tasikmalaya. Guru itu sebelumnya batuk dan flu saat masuk sekolah.
Hal itu dikatakan Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Asep Hendra Hendriana. Pihaknya terus melakukan tracing terhadap kontak erat pasien Covid-19 di Kota Tasikmalaya.
Salah satunya dari klaster pendidikan tingkat SMK di wilayah Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya.
"Dari klaster pendidikan di Tamansari itu ada 20 kasus," ujar Asep, Minggu (14/3/2021).
Menurutnya, dari 20 kasus yang terkonfirmasi positif Covid-19, 14 orang menjalani isolasi tersentralistik di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soekardjo Kota Tasikmalaya, 4 orang pulang ke rumahnya masing-masing di luar Kota Tasik, 2 orang menjalani isolasi mandiri di rumahnya.
"Itu yang pulang ke daerahnya ada yang dari Pangandaran dan Cirebon," ucapnya.
Sejauh ini mereka yang terkonfirmasi positif Covid-19 dari klaster pendidik tersebut rata-rata tidak bergejala atau orang tanpa gejala (OTG).
"Ada satu orang yang memang bergejala seperti batuk, pilek, dan demam. Itu yang awalnya menganggap flu biasa tapi setelah diperiksa ternyata positif dan menyebar ke yang lain termasuk 2 orang siswa," tuturnya.
Asep menambahkan terkait apakah di sekolah diadakan kegiatan tatap muka, pihaknya belum bisa memastikan. Namun, yang pasti bahwa ada kegiatan di sekolah.
"Kalau 2 siswa yang positif itu apakah sedang tatap muka atau ke sekolah sedang memberikan hasil tugas sekolah masih dalam penelusuran," tandasnya.
Penyebaran Covid-19 di salah satu sekolah di wilayah Kecamatan Tamansari tersebut berawal dari salah seorang guru yang sakit flu.
Karena dianggap flu biasa sehingga beraktivitas ke sekolah dan menular ke pelaksana tata usaha (TU) sekolah, kemudian menyebar ke guru yang lain termasuk kepala sekolahnya.
"Yang kita tracing itu sebanyak 50 kontak erat. Kita lakukan pemriksaan Swab dan 18 di antaranya terkonfirmasi positif Covid-19, sehingga totalnya menjadi 20 orang," ucapnya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5918 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2608 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2265 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan