Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Unggah Status Tantang Polisi, Kadus Uma Anyar Nyaris Nyepi di Tahanan
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Nyaris rayakan Nyepi di ruang tahanan, I Putu SY (25) akhirnya dilepaskan pada Sabtu malam (13/03/2021) sekitar pukul 23.00 WITA setelah sebelumnya diamankan lantaran unggahannya di media sosial Facebook.
Kapolsek Abang, AKP. Putu Agus Ady Wijaya, S.H dikonfirmasi pada Senin pagi (15/03/2021) menerangkan, setelah dijemput anggota Polsek Abang pada Jumat malam (12/03/2021) untuk dimintai keterangan terkait postingannya di facebook, Putu SY akhirnya diberikan pulang pada Sabtu malam yang disaksikan oleh Perbekel dan orang tua bersangkutan.
"Yang bersangkutan wajib lapor, kasusnya untuk sementara dilakukan pembinaan tapi tidak menutup kemungkinan juga untuk dilanjutkan karena masih dilaksanakan pengembangan,"ujar Kapolsek Abang.
Sementara itu, seperti diberitakan sebelumnya, Putu SY yang juga merupakan seorang Kepala Dusun Uma Anyar sempat membagikan unggahan berita dari salah satu media online dengan judul "Pastikan Tak Ada Arak Ogoh - Ogoh, Polisi Ancam Bubarkan Bagi Yang Nekat".
Saat membagikan status tersebut ia juga menuliskan kata - kata bernada tantangan yang bertuliskan "Bukak Bajune Pak, Ajake Sparing, Serem Doen Ibe Dadi Jleme" hingga akhirnya berujung penjemputan oleh pihak Kepolisian dari Polsek Abang.
"Untuk keterangan sementara, ia membuat postingan itu karena kesal tidak dikasi mengarak ogoh - ogoh," ungkap Ady Wijaya.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan