Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Jelang Galungan, Ini Saran BI untuk Antisipasi Lonjakan Harga Cabai
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Rizki Ernadi Wimanda mengatakan, ada sejumlah komoditas yang perlu diwaspadai menjelang hari raya Galungan dan Kuningan serta rekomendasi kebijakan pengendalian inflasi yang dapat dijajaki oleh TPID Kabupaten Badung.
Dalam rangka antisipasi Hari Raya Galungan dan Kuningan yang akan jatuh April mendatang, pihakya menyebut ada komoditas perlu diperhatikan yaitu cabai merah, cabai rawit dan canang sari karena secara historis selama 3 tahun pada hari raya Galungan dan Kuningan ketiga komoditas tersebut sering mengalami kenaikan harga.
"Komoditas cabai rawit yang masih belum menunjukkan penurunan harga hingga saat ini perlu diwaspadai dimana pasokan masih belum optimal akibat curah hujan yang tinggi, serta peningkatan permintaan menjelang hari raya," ujarnya, Jumat (19/3/2021) di Badung.
BI merekomendasikan sejumlah kebijakan untuk pengendalian inflasi ke depan yaitu, pelaksanaan program pengendalian inflasi sesuai kewenangan OPD dengan tetap mematuhi protokol kesehatan COVID-19, TPID menjamin kecukupan pasokan, kestabilan harga dan kelancaran distribusi menjelang hari raya Galungan dan Kuningan, optimalisasi penggunaan CAS (Controlled Atmosphere Storage), mendorong kerjasama antar daerah dan mendorong pembentukan BUMD pangan.
"CAS merupakan sistem yang mengombinasikan teknologi pendingin dengan teknologi pengondisian udara sebagai alat penyimpan produk komoditi hortikultura dalam jangka waktu yang lebih panjang dari metode konvensional. Mesin CAS dapat mengawetkan berbagai komoditas seperti cabai dan bawang merah. Berdasarkan informasi dari Perumda Pasar selaku pengelola CAS di Kabupaten Badung, daya tahan cabai yang disimpan dalam CAS dapat bertahan hingga 2 minggu dan bawang merah dapat bertahan hingga 3 bulan," paparnya.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan