Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Polisi Selidiki Viral Ustaz Gondrong Gandakan Uang Pakai Jenglot
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kepolisian Bekasi mulai menyelidiki ustaz gondrong gandakan uang pakai jenglot di Bekasi. Diduga ustaz gondrong berinisial H itu ada di Babelan Bekasi.
Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Hendra Gunawan mengatakan video viral ustaz gondrong gandakan uang pakai jenglot di Bekasi akan diklarifikasi.
"Kapolsek Babelan saat ini sudah saya perintahkan untuk mengklarifikasi viralnya video itu," kata Hendra seperti dilansir RRI.co.id, Minggu (21/3/2021) kemarin.
Polisi Babelan juga memeriksa istri ustadz H yang diduga merekam video ustaz gondrong gandakan uang pakai jenglot itu.
Beredar sebuah video pria yang disebut berada di Bekasi menggandakan uang. Video tersebut telah ditayangkan puluhan ribu kali sejak diunggah 23 jam lalu.
Video tersebut menggambarkan seorang pria memakai pakaian berwarna hitam duduk di lantai. Lalu, dia membuka sebuah kotak.
Dari dalam kotak tersebut kemudian keluar uang pecahan Rp100 ribu. Jumlahnya pun relatif banyak hingga memenuhi lantai yang ada di sekitarnya.
Video tersebut dibagikan akun facebook Boger Panglima Srigala Tempur.
"Ada kabar tentang penggandaan uang di daerah bekasi. Polisi preman pun bergegas mendatanginya ingin menangkap. Tapi polisi minta untuk membuktikan cara menggandakan uang. Dan polisipun terkesima dengan mata ijo pas liat duitnya yang ngga abis-abis," tulis akun tersebut dalam unggahannya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3343 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 818 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan