Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Inovasi Baru, Vaksinasi Covid-19 di Ubud Terapkan Sistem Banjar
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Gubernur Bali, Wayan Koster meninjau pelaksanaan vaksinasi massal sistem banjar di Kecamatan Ubud pada Senin (22/3).
Koster mengungkapkan bahwa sistem vaksinasi berbasis banjar yang dilakukan di Ubud merupakan inovasi baru dalam manajemen vaksin demi terwujudnya percepatan vaksinasi.
"Yang istimewa yang menarik dari Gianyar adalah inovasi manajemen vaksin yang betul-betul berbasis banjar dan melibatkan semua organisasi perangkat daerah. Masing-masing banjar sebagai penanggung jawab dan melibatkan Rumah Sakit Pemerintah maupun swasta jadi semua pihak diajak berkontribusi berpartisipasi untuk melaksanakan vaksinasi,” tutur Koster.
Lebih lanjut Koster mengatakan pascavaksinasi massal di kawasan Ubud yang dijadikan zona hijau oleh Pemerintah Pusat, nanti pada saatnya boleh dikunjungi oleh wisatawan domestik maupun mancanegara.
Oleh karena itu kawasan Ubud diprioritaskan diberikan vaksinasi. Jumlah penduduknya termasuk tenaga kerja yang dari luar Ubud namun bekerja di Ubud totalnya mencapai 47.000 orang.
Harapannya vaksinasi sistem banjar yang diterapkan Bupati Mahayastra dapat menjadi contoh manajemen vaksin yang efektif dan bisa diterapkan di kabupaten lainnya.
“Saya berharap agar nantinya apa yang diterapkan di Gianyar oleh Bupati Gianyar bisa dilakukan di kabupaten yang lainnya sehingga percepatan vaksinasi di Provinsi Bali yang diprioritaskan oleh presiden dapat dilaksanakan dengan baik sesuai dengan target yang ditentukan,” ujar ketua DPD PDI Perjuangan Bali tersebut.
Sementara itu, Bupati Gianyar I Made Mahayastra mengungkapkan vaksinasi yang dilakukan di kawasan Ubud merupakan persiapan menyongsong dibukanya kembali kunjungan wisatawan.
“Karena dari dulu harapan masyarakat Ubud agar pariwisata dibuka, namun mereka tidak tahu langkah-langkahnya. Langkah awalnya harus kita pastikan semua masyarakat sudah divaksin dan kita lakukan hari ini. Disamping itu semua, perusahaan sudah memiliki sertifikat CHSE (Clean, Health, Safety, and Environment) dan juga manajemen protokol kesehatan di masing-masing perusahaan, hotel, dan restoran sehingga kedepan ketika saatnya pariwisata dibuka kita sudah siap untuk menerima kunjungan wisatawan,” papar Bupati Mahayastra.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6018 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4692 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2664 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2349 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2243 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan