Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Anak Bunuh Ayah Kandung, Pelaku Diduga Depresi Usai Cerai
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kasus dugaan anak bunuh ayah kandung di Desa Bumirejo, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang masih diselidiki polisi. Namun, kuat dugaan aksi kejam itu terjadi lantaran pelaku alami depresi.
Hal itu diungkap Kepala Desa Bumirejo, Sugeng Wicaksono. Diduga kuat, Adi Pratama (25) anak sulung korban, Tamin (49), merupakan pelaku pembunuhan tersebut.
"Kemungkinan depresi dan terjadi sebuah peristiwa yang mengguncangkan jiwanya. Kalau ODGJ (Orang Dalam Gangguan Jiwa) itu tidak, karena kalau ODGJ minum obat normal biasanya. Nah ini kendalanya beberapa hari ini keluarganya mengeluh kalau dia (Adi) tidak makan," kata Sugeng dikonfirmasi SuaraMalang.ID, Selasa (23/3/2021).
Ia melanjutkan, Adi sudah sering dibujuk untuk makan. Bahkan acap kali mengantarkan Adi ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ), tapi tetap tidak berhasil. "Kami juga bawa ke pengobatan alternatif juga tidak berhasil," tutur dia.
Adi diketahui mengalami depresi sejak lima tahun lalu. Persisnya usai berpisah dengan istri alias cerai. "Jadi sudah depresi lima tahun lalu. Itu sebelum pisah sudah (depresi) tapi biasa . Pas sudah pisah malah lebih (parah)," ujarnya. Kasus ini telah ditangani Polres Malang, penyidik juga sudah merampungkan olah TKP. Namun, keberadaan terduga pelaku, Adi masih belum diketahui. Diduga Adi langsung kabur usai bunuh Tamin, ayah kandungnya sendiri, Selasa dini hari (23/3/2021).(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 725 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan