Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Seorang Wanita Paruh Baya Ngamuk Sambil Bawa Celurit di Pasar
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Seorang wanita ODGJ (orang dengan gangguan jiwa) berinisial JR (55) ngamuk di Pasar Wonoasih, Kota Probolinggo, Kamis (25/3/2021). Gegara ngamuk sembari menenteng celurit, wanita itu diamakan polisi.
Dilansir dari Jatimnet.com jaringan Suara.com, polisi dibuat kesulitan saat berupaya mengamankan wanita ODGJ tersebut, lantaran membawa senjata tajam. Namun, setelah dilakukan tindakan persuasif, wanita diketahui warga Kelurahan Jrebengkulon, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo itu berhasil diamankan.
Kapolsek Wonoasih Kompol Khuzaeni mengatakan, wanita ODGJ diamankan lantaran dikhawatirkan melukai warga.
"Karena membahayakan keselamatan warga sekitar, anggota akhirnya langsung melakukan pengamanan," ujarnya.
Usai diamankan, lanjut dia, inisial JR dievakuasi ke Dinas Sosial.
"Kebetulan tadi tengah melintas mobil patroli Satpol PP. Jadi kami kemudian arahkan dibawa ke Dinas Sosial setempat agar mendapatkan penanganan lanjutan," katanya.
Sementara, warga sekitar, Maruf menuturkan, wanita berinisial JR itu memang acap kali meresahkan warga, khususnya di sekitar Pasar Wonoasih.
Sebab jika mengamuk, wanita ODGJ tersebut juga merusak barang-barang warga, bahkan mengambil barang jualan milik pedagang pasar.
"Terima kasih petugas sudah bisa mengamankannya, apalagi orang itu (pelaku) memang sering meresahkan warga. Bahkan sering memukul-mukul mobil yang tengah melintas di depan pasar," ujarnya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3318 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan