Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Dicurigai Dukun Santet, Rumah Warga Jadi Sasaran Amuk Massa
BERITABALI.COM, NTB.
Rumah milik Jalil Tadah (57 tahun) di Kelurahan Jatibaru Timur, Kecamatan Asakota dirusak sekelompok orang, Rabu (24/3).
Aksi main hakim sendiri sekelompok warga tersebut karena Jalil dicurigai sebagai dukun santet. Beruntung, saat kejadian Jalil dan keluarganya berhasil menyelamatkan diri. Ia dan keluarganya kini telah diamankan pihak kepolisian.
“Ada tiga orang yang kita evakuasi untuk diamankan. Kita masih terus menyelidiki kasus perusakan ini,” kata Kapolsek Asakota, IPTU Syamsuddin, Kamis (25/3).
Ia menerangkan, aksi perusakan rumah Jalil Tadah itu terjadi sekitar pukul 21.00 WITA. “Tidak ada korban. Hanya kerusakan rumah dan barang,” jelasnya.
Saat kejadian Jalil dan keluarganya sedang berada dalam rumah. Mereka sempat curiga karena tiba-tiba banyak warga yang jalan mondar mandir dekat rumahnya. Sadar rumahnya akan menjadi sasaran amuk massa, Jalil Tadah dan keluarganya bergegas ke luar menyelamatkan diri dibantu tetangga. Keluarga ini langsung diselamatkan menuju Mapolsek Asakota.
“Sejak kemarin malam anggota polisi sudah ke TKP dan melakukan olah TKP. Ada beberapa barang bukti yang sudah kita amankan,” terang Kapolsek Iptu Syamsuddin.
Menurutnya, permasalahan tuduhan dukun santet harus diselesaikan secara komprehensif. Artinya semua pihak harus terlibat. Termasuk tokoh agama dan tokoh masyarakat, dengan memberikan edukasi kepada masyarakat.
”Sehingga stigma dukun santet itu tidak terus berkembang,” katanya.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3310 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 779 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 720 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman