Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Rusia Mesra dengan Myanmar Ketika Negara Lain Kecam Kekerasan Junta Militer
beritabali.com/ist/suara.com/Rusia Mesra dengan Myanmar Ketika Negara Lain Kecam Kekerasan Junta Militer
BERITABALI.COM, DUNIA.
Wakil Menteri Pertahanan Rusia Aleksandr Fomin menghadiri parade militer Hari Angkatan Bersenjata setelah bertemu dengan Jenderal Senior Min Aung Hlaing.
Menyadur Radio Free Europe Radio Liberty Minggu (28/03), Rusia menawarkan dukungan untuk rezim militer selama pertemuan tanggal 26 Maret. Ia menyebut Myanmar sebagai sekutu andal dan mitra strategis Rusia di Asia.
Hubungan pertahanan antara Rusia dan Myanmar telah tumbuh dalam beberapa tahun terakhir, dengan memberikan pelatihan dan penjualan senjata.
"Federasi Rusia berkomitmen pada strategi yang bertujuan untuk memperkuat hubungan antara kedua negara," kata Fomin yang dikutip Kementerian Pertahanan.
Fomin mengatakan kunjungannya ke Myanmar adalah balasan setelah Min Aung Hlaing menghadiri parade Rusia memperingati 75 tahun kemenangan dalam Perang Dunia II tahun lalu.
Hari Angkatan Bersenjata di Myanmar memperingati dimulainya perlawanan militer terhadap pendudukan Jepang pada tahun 1945. Dari delapan negara, hanya Rusia yang mengirim seorang menteri untuk menghadiri parade itu.
Tujuh negara lainnya adalah China, India, Pakistan, Bangladesh, Vietnam, Laos, dan Thailand di mana semuanya hanya mengirim perwakilan negara.
Militer Myanmar melakukan kudeta pada 1 Februari 2021 dengan menggulingkan pemerintah terpilih dari pemimpin de facto, Aung San Suu Kyi. Ia ditahan bersama dengan tokoh-tokoh lain dari partai Liga Nasional untuk Demokrasi.
Para pemimpin junta mengatakan pemilihan November lalu, yang dimenangkan oleh partai Suu Kyi secara mutlak, adalah penipuan.
Protes yang meluas terhadap junta telah ditanggapi dengan tindakan keras, dengan lebih dari 2.600 orang ditangkap dan kekerasan terbaru diatur untuk membuat jumlah kematian menjadi lebih dari 400 sejak kudeta.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2765 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2026 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1962 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1799 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun