Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
5 Pemuda Perkosa Dua Pemandu Lagu Kafe
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Lima pemuda warga Lampung Selatan memerkosa dua pemandu lagu di sebuah kafe di kawasan Jati Indah, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan.
Perbuatan pemerkosaan dilakukan lima pemuda saat menjadi tamu di kafe yang berada di Tanjung Bintang, Lampung Selatan. Akibat perbuatannya, kelima pemuda ini ditangkap polisi.
Kelima tersangka yakni dua warga Purwodadi Dalam Tanjung Sari inisial AG (22) dan YG (22). Kemudian warga Trimulyo Tanjung Bintang inisial SL (32), warga Way Sulan inisial HS (20), dan satu pelaku belum diketahui identitasnya.
Kapolsek Tanjung Bintang Kompol Talen Hafiz mengatakan, kelima pemuda ini mencabuli dua pemandu lagu inisial Y (37) dan SI (39) pada Rabu (24/3/2021) dinihari.
"Korban saat itu memberontak dan minta tolong kepada temannya, tetapi tidak ada yang membantu," kata Kompol Talen Hafiz dalam keterangannya, Senin (29/3/2021) dilansir dari Lampungpro.co---jaringan Suara.com.
Setelah para pelaku memperkosa korban, kemudian mereka langsung kabur meninggal kafe. Karena aksi bejat para pelaku ini, kemudian korban mengalami sakit di kepala akibat benturan dan beberapa anggota tubuh lainnya.
"Selanjutnya korban melaporkan ke Mapolsek Tanjung Bintang, untuk dilakukan penangkapan. Setelah itu, anggota kami langsung melakukan penyelidikan dan diketahui keberadaan mereka berada di Desa Trimulyo, Tanjung Bintang," ujar Talen Hafiz.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3314 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 782 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 724 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan