Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Terduga Teroris Ditangkap, Kades: Dia Sering Menyendiri
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Detasemen Khusus 88 Anti Teror (Densus 88) menangkap terduga teroris berinisial APT (30) di Jalan Tumpangkrasak, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jumat (2/4/2021). Selanjutnya rumah terduga teroris di Desa Ngujung, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro itu digeledah.
Kepala Desa Ngujung Eko Puryanto membenarkan warganya berinisial APT ditangkap Densus 88 terkait dugaan terorisme. Kemudian melakukan penggeledahan di rumah terduga teroris yang berada di lingkungannya.
Penggledahan tersebut dilakukan oleh Densus 88 bersama Polres Bojonegoro.
"Tadi kami diberitahu kalau terduga teroris tersebut telah diamankan di Kudus. Selanjutnya dilakukan penggeledahan di rumahnya," kata Eko Puryanto.
Eko melanjutkan, warganya berinisial APT itu bekerja di luar kota dan hanya sesekali pulang. Meski demikian, APT jarang bersosialisasi dengan warga sekitar. Terakhir dilihatnya APT pulang ke Bojonegoro sekitar sepekan lalu.
"Sekitar seminggu lalu katanya pamit pergi ke Kudus untuk bekerja di sana. Kalau pulang itu dia sering menyendiri di rumah. Jarang berkomunikasi dengan masyarakat sekitar," sambungnya.
Sebelumnya, Densus 88 Anti Teror juga telah mengamankan sejumlah empat terduga teroris asal Kabupaten Bojonegoro. Masing-masing rumah terduga teroris beralamat Kecamatan Padangan, Kecamatan Kasiman dan Kecamatan Kepohbaru, pada 2 Maret 2021.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 725 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan