Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
5 Hal Bisa Dilakukan Untuk Menghilangkan Bau Tidak Sedap Pada Vagina
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Bau vagina bagi sebagian besar perempuan kerap membuat tidak percaya diri. Apalagi jika bau sudah sangat menyengat dan mengganggu, misalnya seperti pada periode menstruasi.
Ada berbagai penyebab bau tidak sedap pada vagina, dari mulai keringat yang menumpuk bakteri di kulit menyebabkan pH tidak seimbang.
Bisa juga disebabkan air mani vagina sehingga area sensitif tersebut jadi lebih asam, hingga pemakaian pembalut yang terlalu lama saat menstruasi.
Tenang, beberapa hal bisa Anda lakukan untuk menghilangkan bau tidak sedap pada vagina, seperti mengutip Insider, Jumat (2/4/2021).
1. Pastikan kebersihan vagina dengan baik
Meskipun vagina bisa membersihkan dirinya sendiri, dengan mengeluarkan cairan putih atau yang berwarna bening. Namun mencuci area di luar vagina setiap hari dengan sabun dan air yang tepat akan menjaga vagina tidak berbau.
2. Hindari produk pembersih beraroma
Ingat jika kulit vagina sangat sensitif, maka jika menambahkan produk pewangi di area sensitif tersebut akan menyebabkan iritasi seperti gatal dan kemerahan. "Justru Anda menyebabkan lebih banyak peradangan daripada perawatan dalam hal bau," jelas Ahli Obgyn University of Minnesota Medical School, Christy Boraas, MD, MPH.
3. Pakai celana dalam berbahan katun
Kain katun membuat kulit lebih leluasa bernapas, dan tidak menyebabkan kulit bertambah lembab, khususnya di area vagina yang memiliki tingkat keasamaannya sendiri.
Bahan celana non katun seperti sintetis akan mengunci panas, keringat dan kotoran yang menyebabkan infeksi jamur sehingga berbau.
4. Konsumsi probiotik
Meskipun masih sedikit bukti, namun probiotik atau bakteri baik ini akan membantu meningkatkan kesehatan usus, seperti bakteri strain lactobacillus yang bisa meningkatkan kesehatan di area vagina.
5. Berkonsultasi dengan dokter
Jika berbagai langkah di atas sudah dilakukan, namun tidak kunjung ada perbaikan segeralah konsultasikan ke dokter. Nantinya dokter akan meresepkan antibiotik untuk mengurangi bakteri dan mengembalikan keseimbangan pH di area vagina.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan