Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
5 Hal Bisa Dilakukan Untuk Menghilangkan Bau Tidak Sedap Pada Vagina
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Bau vagina bagi sebagian besar perempuan kerap membuat tidak percaya diri. Apalagi jika bau sudah sangat menyengat dan mengganggu, misalnya seperti pada periode menstruasi.
Ada berbagai penyebab bau tidak sedap pada vagina, dari mulai keringat yang menumpuk bakteri di kulit menyebabkan pH tidak seimbang.
Bisa juga disebabkan air mani vagina sehingga area sensitif tersebut jadi lebih asam, hingga pemakaian pembalut yang terlalu lama saat menstruasi.
Tenang, beberapa hal bisa Anda lakukan untuk menghilangkan bau tidak sedap pada vagina, seperti mengutip Insider, Jumat (2/4/2021).
1. Pastikan kebersihan vagina dengan baik
Meskipun vagina bisa membersihkan dirinya sendiri, dengan mengeluarkan cairan putih atau yang berwarna bening. Namun mencuci area di luar vagina setiap hari dengan sabun dan air yang tepat akan menjaga vagina tidak berbau.
2. Hindari produk pembersih beraroma
Ingat jika kulit vagina sangat sensitif, maka jika menambahkan produk pewangi di area sensitif tersebut akan menyebabkan iritasi seperti gatal dan kemerahan. "Justru Anda menyebabkan lebih banyak peradangan daripada perawatan dalam hal bau," jelas Ahli Obgyn University of Minnesota Medical School, Christy Boraas, MD, MPH.
3. Pakai celana dalam berbahan katun
Kain katun membuat kulit lebih leluasa bernapas, dan tidak menyebabkan kulit bertambah lembab, khususnya di area vagina yang memiliki tingkat keasamaannya sendiri.
Bahan celana non katun seperti sintetis akan mengunci panas, keringat dan kotoran yang menyebabkan infeksi jamur sehingga berbau.
4. Konsumsi probiotik
Meskipun masih sedikit bukti, namun probiotik atau bakteri baik ini akan membantu meningkatkan kesehatan usus, seperti bakteri strain lactobacillus yang bisa meningkatkan kesehatan di area vagina.
5. Berkonsultasi dengan dokter
Jika berbagai langkah di atas sudah dilakukan, namun tidak kunjung ada perbaikan segeralah konsultasikan ke dokter. Nantinya dokter akan meresepkan antibiotik untuk mengurangi bakteri dan mengembalikan keseimbangan pH di area vagina.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 725 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan