Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Surya Adnyani Mahayastra meninjau Uji Kompetensi Barista
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Ketua TP. PKK Kabupaten Gianyar, Ny. Surya Adnyani Mahayastra meninjau Uji Kompetensi Pelatihan Kecakapan Hidup Barista di Kori Maharani Villa and Resort, Minggu, (4/4/2021). Ny. Surya Adnyani didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar I Wayan Sadra, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gianyar Luh Gede Eka Suary, serta Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar Dewa Ngakan Manuaba.
Dalam kesempatan tersebut Ny. Surya Adnyani Mahayastra mengatakan pelatihan Barista ini dilaksanakan sejak 17 Maret hingga 5 April. Saat ini para peserta pelatihan melaksanakan uji kompetensi yang dilakukan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) dengan H. Marthin Lase selaku asesor penguji. Uji kompetensi dilaksanakan dalam 2 hari yaitu 3 - 4 April 2021.
Menurut Ny. Surya Adnyani Mahayastra, uji kompetensi dari lembaga sertifikasi profesi merupakan hal yang menegangkan bagi para peserta. Karena setelah mereka dilatih selama 20 hari, dilakukan pelatihan, pembekalan materi dan juga pembekalan mental. Ini merupakan pembuktian bagi mereka bahwa kemampuan yang dilatih beberapa hari yang lalu akan di uji dalam 2 hari ini.
“Dalam pelaksanaan uji kompetensi yang dirinya pantau semua sudah berjalan dengan baik, berjalan dengan sukses. Tentunya nanti pada saat semua sudah diuji, semoga dari uji kompetensi ini, semuanya adik-adik kita lulus” ujar Ny. Surya Adnyani Mahayastra.
Dirinya berharap Pelatihan Barista kerjasama TP. PKK Kabupaten Gianyar dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar ini, menjadikan para peserta siap bekerja. Dari 17 peserta yang sudah dilatih ini, ada beberapa memang sudah ada bekerja di coffee shop dan ada juga yang sudah membuka usaha. Artinya bahwa apa yang dilakukan memang riil di lapangan. Inilah potensi yang ada dan dibutuhkan oleh masyarakat tentunya untuk generasi milenial. Sehingga Ny. Surya Adnyani Mahayastra optimis pelatihan barista ini bisa membuka peluang usaha bagi mereka serta kegiatan ini akan bisa berlanjut setiap tahunnya.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar I Wayan Sadra mengatakan, peserta pelatihan dikatakan selesai melakukan pelatihan dan dapat diberikan pengakuan ketika peserta memiliki sertifikasi guna mendukung mereka dalam mencari pekerjaan. Dari dasar itu Dinas Pendidkan Kabupaten Gianyar bersama TP. PKK Kabupaten Gianyar serta PT. Bank Daerah Gianyar (PERSERODA) mengupayakan agar anak-anak kita, remaja-remaja kita betul-betul selesai melakukan pelatihan tersertifikasi dari Lembaga Sertifikasi Profesi sehingga dipandang perlu untuk dilakukan uji kompetensi.
“Dilakukanlah uji kompetensi oleh lembaga sertifikasi profesi dari Jakarta” ujar Wayan Sadra.
Salah seorang peserta dari Uji Kompetensi Barista, Adi Sastrawan mengatakan dirinya sudah bekerja di salah satu kapal pesiar sebagai bartender tetapi sekarang sudah tidak lagi. Sehingga sekarang dirinya lebih senang bergelud dengan meracik kopi, barista. Setelah mengikuti pelatihan, dirinya merasa bangga dan senang mendapatkan sertifikasi dari Lembaga Sertifikasi Profesi. Sehingga untuk kedepannya kalau ada jalan dirinya ingin membuka bisnis, tetapi jika belum ada peluang bisnis dirinya akan bergelut di bidang ini dan akan tetap belajar menguasai barista ini, agar lebih baik lagi.
Reporter: Humas Gianyar
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3882 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2719 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2020 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1956 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1797 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun