Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Viral Aksi Arogan Sopir Angkot, Berakhir Mengerikan
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sebuah video yang memperlihatkan aksi arogan seorang sopir angkot di Cianjur, Jawa Barat, viral di media sosial.
Aksi sopir angkot itu direkam sendiri oleh temannya yang berada di depan mobil.
Dalam video viral itu tampak sopir melajukan mobil angkot dengan cukup kencang. Arogannya lagi, si sopir keluar melalui jendela.
Beberapa detik kemudian mobil angkot tersebut keluar jalur. Syahdan, kecelakaan pun tak terhindarkan.
Mobil angkot tersebut menabrak mobil putih yang melaju dari arah berlawanan.
Terlihat mobil angkot dan mobil putih tersebut dalam kondisi hancur pada bagian depan mobil.
Video viral ini tersebar di media sosial. Salah satunya diunggah akun @warungjurnalis, Rabu (7/4/2021).
"Laka lantas di Cianjur. Terekam oleh temannya dan tersebar dimedsos 06/04/21 sekitar pukul 18:00. Belum di ketahui keadaan korban saat ini," tulis akun tersebut dalam keterangan videonya.
Video ini telah ditonton 6 ribu tayangan dan mendapat komentar cibiran dari warganet.
"Loba gaya," tulis @yordangardia
"Kegoblokan demi konten," @toni.mlawai menimpali.
"Endingnya cocok dengan yang diharapkan," tulis @zhiethalib.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2524 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2016 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1945 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1796 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun