Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Sepasang Kekasih Ditemukan Tewas di Kamar Mandi Hotel
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang pemilik hotel di Afrika Selatan dituduh melakukan pembunuhan setelah sepasang kekasih ditemukan tewas di kamar mandi karena keracunan karbon monoksida.
Menyadur The Sun, Jumat (9/4/2021) Jean Vosloo (25) dan Mari Hoon (28) ditemukan tak bernyawa oleh seorang teman di Hotel Kliphuis di Eastern Cape Afrika Selatan tahun lalu.
Kevin Pretorius (47) selaku pemilik hotel tersebut didakwa dengan dua tuduhan pembunuhan pada hari Selasa setelah dilakukan penyelidikan oleh polisi selama setahun.
Pasangan bertunangan dari Gauteng itu menginap di hotelnya, yang terletak di sebuah pertanian 11 mil dari Kareedouw, untuk istirahat sejenak dengan seorang teman.
Teman mereka, Stephan, menemukan mayat mereka pada 26 April tahun lalu.
Polisi melakukan penyelidikan atas kematian pasangan tersebut, yang tidak memiliki adanya tanda-tanda luka yang terlihat.
Sebuah laporan toksikologi kemudian menemukan mereka meninggal karena keracunan karbon monoksida dan darah mereka mengandung lebih dari 70 persen gas itu.
Karbon monoksida diproduksi ketika tidak ada cukup oksigen selama pembakaran, misalnya dari ketel gas atau api. Gas itu meracuni tubuh dengan menghalangi sel darah merah untuk dapat mengangkut oksigen.
Menyusul pernyataan dari saksi dan ahli selama setahun terakhir, polisi mendakwa Pretorius dengan dua tuduhan pembunuhan.
"Penangkapan Pretorius mengikuti penyelidikan ekstensif, yang dimulai pada Minggu, 26 April 2020 sebagai pemeriksaan," kata juru bicara polisi Sersan Majola Nkohli, menurut Algoa FM.
Vosloo, seorang lulusan sarjana pertanian, dan Hoon, yang belajar manajemen bisnis, dijadwalkan menikah bulan lalu.
Sune Hoon, saudara perempuan Mari, mengatakan pasangan muda itu bertemu ketika mereka masih mahasiswa di Stellenbosch dan bertunangan dua tahun kemudian.
"Saya pikir Mari tahu sejak awal bahwa Jean adalah pria yang ingin dinikahinya. Mereka adalah pasangan yang sempurna," ujar Sune Hoon.
"Mereka seperti selai kacang dan sirup - mereka melakukan semuanya bersama-sama." imbuhnya.
Polisi awalnya mengatakan mereka yakin alat pemanas yang rusak adalah penyebab kematian mereka dan rincian lebih lanjut mengenai dakwaan belum disampaikan.
Tuduhan itu menyusul sejumlah wawancara polisi dengan beberapa orang, termasuk para ahli, sejak penyelidikan dimulai 26 April tahun lalu.
Pretorius diberikan jaminan dan dijadwalkan hadir di pengadilan pada 24 Mei. Dia menolak mengomentari kasus tersebut.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6037 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4707 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2672 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2363 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2252 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan