Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Seorang Bayi Terlahir Dengan Tiga Penis
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang bayi dilahirkan dalam kondisi memiliki tiga buah penis di Duhok, Irak. Dikenal dengan istilah medis triphallia, kasus langka ini terungkap saat bayi masalah dalam kandungan.
Sesaat setelah dilahirkan, bayi mungil tersebut langsung menjalani operasi pengangkatan dua penis yang berukuran lebih kecil. Sedangkan posisi penis yang dipertahankan masih berada di tempat normal yang seharusnya.
Menurut studi kasus yang diterbitkan Journal of Sugery Case Reportet pada November lalu, disebutkan anak dengan tiga penis itu kini dalam keadaan baik-baik saja, saat melakukan kunjungan lanjutan pasca-setahun operasi.
Mengutip Live Science, Selasa (13/4/2021), kondisi penis ekstra atau supernumerary adalah kondisi bawaan langka. Menurut peneliti ini hanya terjadi 1 berbanding 5 juta hingga 6 juta kelahiran bayi di seluruh dunia.
Setiap anak yang lahir dalam kondisi ini, masing-masing berbeda. Namun untuk kasus anak yang di Irak, dua penis lainnya mengandung cairan ereksi yang disebut corpus cavernosum, yang akan membesar saat mendapatkan gairah.
Ada juga yang mengandung jaringan corpus cavernosum, yaitu saluran yang dilalui urin, atau tempat keluarnya air kencing. Namun ada satu di mana penis yag tidak memiliki lubang. Ini mempermudah dokter untuk melakukan operasi pengangkatan, dan menjadi lebih sederhana.
Hingga kini, belum diketahui apa penyebab bayi lahir dengan kondisi penis esktra tersebut. Namun Profesor Anatomi, Fakultas Kedokteran Universitas St. Louis, John Martin menduga adanya faktor keturunan, meski tidak berpengaruh signifikan.
Lantas, Martin dan teman-rekannya melakukan uji genetik untuk melihat apakah orang dengan kondisi serupa menurunkan pada anaknya.
Hasilnya mereka menemukan beberapa mutasi gen yang ikut terlibat dalam perkembangan pembentukan alat kelamin, namun belum diketahui sejauh mana pengaruhnya terhadap kelainan.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5918 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2608 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2265 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan