Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Guru Biologi Melakukan Pelecehan Seksual Pada Muridnya
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang wanita yang bekerja sebagai guru biologi di Mississippi dihukum 15 tahun penjara karena melakukan pelecehan seksual pada muridnya sendiri.
Menyadur News.com Selasa (13/4/2021), wanita berusia 42 tahun itu merekam adegan mesum dengan seorang siswanya yang berusia remaja. Wanita bernama Amber Turnage itu memberi kupon untuk korbannya sebagai hadiah tutup mulut.
Aksi guru di Provine High School ini ketahuan ketika ayah korban menemukan video porno yang menunjukkan putranya bercinta dengan Turnage.
Pihak berwenang Mississippi langsung melakukan penyelidikan pada 2017 dan mencari identitas siswa tersebut. Korban bertemu Turnage ketika pulang sekolah. Sejak pertemuan itu, keduanya mengembangkan hubungan.
Selama persidangan, ayah korban mengatakan dia awalnya curiga dengan perilaku putranya dan memutuskan untuk melihat melalui ponselnya, di mana dia menemukan video porno itu.
Pelecehan itu terjadi di beberapa lokasi seperti rumah keluarganya, rumah sepupunya, dan di mobilnya. Turnage yang saat itu sudah menikah ditangkap dan dipecat.
Turnage berusaha mengalihkan narasi, mengklaim bahwa dia yang dikendalikan oleh korban. Ia lalu dinyatakan bersalah atas dua tuduhan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur.
Dia dijatuhi hukuman 15 tahun pada hari Kamis di mana 10 tahun hukuman penjara dan lima lainnya diskors. Ia juga terdaftar sebagai pelaku seks.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 725 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan