Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Viral Sekelompok Remaja Balap Liar Saat Ngabuburit, Berujung Tragis
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beredar rekaman video sekelompok remaja melakukan aksi balap liar sambil ngabuburit menunggu azan magrib.
Alih-alih memberikan hiburan, aksi balap liar tersebut justru berujung tragis.
Rekaman tersebut diunggah oleh akun Instagram @ndorobeii. Dalam video berdurasi singkat itu, tampak ada 3 remaja menaiki motor melakukan balapan.
Menurut informasi yang dihimpun, aksi balap liar itu dilakukan di kawasan Trawas, Mojokerto, Jawa Timur pada Kamis (15/4/2021) sore.
Awalnya, ketiga remaja itu berusaha memacu motornya secepat mungkin. Tiba-tiba dua motor remaja berhimpitan di tengah jalan.
Alhasil salah seorang remaja tak mamu mengendalikan laju motornya hingga ia terjungkal masuk ke parit di tepi sawah.
Tubuhnya tampak masuk ke dalam parit, sementara motornya menimpa tubuhnya dari atas.
Sementara itu, dua remaja lainnya terus memacu motornya dengan kecepatan tinggi meninggalkan temannya itu.
Aksi balap liar saat ngabuburit itu langsung viral di media sosial.
Banyak warganet mengaku puas melihat akhir video. Sebab, aksi balap liar sangat meresahkan dan membahayakan pengendara lainnya.
"Ending yang ditunggu-tunggu," kata @ma*****sp.
"Fiks enggak ikut lebaran dia," ucap @ro*******ry.
"Kasihan bapakmu sampai ditagih-tagih, eh anaknya malah menghancurkan motornya," ungkap @an*****ri.
"Hasilnya sesuai harapan," ujar @st*******in.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 725 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan