Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Mentega atau Margarin, Manakah yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Secara kasat mata, mentega dan margarin memang terlihat sangat mirip. Tapi, keduanya tentu sangat berbeda, terutama dari manfaatnya bagi kesehatan tubuh Anda.
British Nutrition Foundation pernah menjelaskan tentang perbedaan antara lemak tak jenuh dan lemak jenuh. Lemak tak jenuh bisa membantu menjaga kadar kolesterol sehat dan lemak jenuh meningkatkan kolesterol jahat.
Kolesterol jahat yang terlalu tinggi dalam darah bisa menyebabkan lemak menumpuk di dinding pembuluh darah dan mengakibatkan penyempitan.
Kondisi inilah yang meningkatkan risiko penggumpalan darah sehingga menyebabkan serangan jantung atau stroke.
Makanan kaya lemak tak jenuh bisa meningkatkan kolesterol baik dengan menyimpan kolesterol jahat di hati, sehingga bisa dipecah dan mencegah kolesterol itu menempel di dinding arteri.
Karena itu dilansir dari Express, British Nutrition Foundation menyarankan semua orang untuk mengganti makanan kayak lemak jenuh dengan makanan lemak tak jenuh. Contoh sederhananya, mengganti mentega rumah Anda dengan margarin.
Sebab, margarin mengandung lebih sedikit lemak jenuh daripada mentega sehingga bisa menjadi pilihan sehat. Selain itu, Alpukat, minyak nabati, mentega kacang juga termasuk makanan dengan lemak tak jenuh.
Tapi, mengonsumsi mentega sekali saja tidak akan meningkatkan kolesterol jahat dalam tubuh seketika.
Fokus utamanya, Anda juga harus menjalani pola makan sehat dengan mengonsumsi buah dan sayuran.
Lebih baik hindari penggunaan mentega ketika mengonsumsi roti atau makanan lainnya.
Di sisi lain, penggunaan margarin untuk mengonsumsi sosis panggang atau dikonsumsi bersamaan dengan keju juga tidak akan berdampak baik pada kolesterol dalam tubuh.
Karena intinya, Anda harus mengurangi dan sebisa mungkin menghindari konsumsi makanan yang tinggi lemak tak jenuh.
Jadi, margarin memang lebih baik dari mentega tetapi manfaat kesehatan yang diperoleh tergantung pada cara mengonsumsinya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5943 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2631 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2283 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2223 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan