Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Tukang Bolos, Seorang Pria Absen 15 Tahun Namun Tetap Terima Gaji
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang staf rumah sakit di Italia disebut sebagai tukang bolos setelah absen selama 15 tahun, namun tetap menerima gaji dari perusahaannya.
Menyadur BBC Kamis (22/04), pria ini sudah absen dari rumah sakit Ciaccio di selatan kota Catanzaro pada tahun 2005. Meski begitu, ia tetap menerima gaji utuh setelahnya.
Pria yang tak disebutkan identitasnya ini dilaporkan menerima total bayaran hingga € 538.000 (Rp9,4 miliar).
Karyawan ini adalah seorang pegawai negeri yang ditugaskan di rumah sakit pada tahun 2005. Pada saat itulah dia berhenti bekerja, kata polisi.
Polisi menuduhnya mengancam manajernya untuk menghentikannya mengajukan laporan disipliner terhadapnya.
Manajer itu kemudian pensiun, tambah polisi, dan ketidakhadirannya yang terus-menerus tak pernah diperhatikan oleh staf HRD.
Dia sekarang sedang diselidiki karena penipuan, pemerasan dan penyalahgunaan jabatan, lapor kantor berita Italia Ansa.
Enam manajer di rumah sakit juga sedang diselidiki sehubungan dengan dugaan ketidakhadiran.
Penangkapan tersebut merupakan hasil dari penyelidikan polisi yang berkepanjangan atas ketidakhadiran dan dugaan penipuan di sektor publik Italia.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7807 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5631 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3527 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2385 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan