Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 30 Agustus 2026
6 Pembobol ATM Asal Palembang Beraksi di 15 TKP Dibekuk, Otak Pelaku Ditembak
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Enam komplotan maling asal Palembang Sumatera Selatan bermodus mengganjal kartu ATM ditangkap Tim Resmob Polda Bali.
Salah seorang pelaku ditembak kakinya karena melawan. Menurut Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Bali Kombes. Pol. Djuhandhani Raharjo Putro, S.H., didampingi Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Bali Kombes. Pol. Syamsi, S.H., kasus pencurian dengan pemberatan dengan modus mengganjal kartu ATM ini melibatkan pelaku lintas provinsi.
Para pelaku merupakan asal Palembang Sumatera Selatan ini mengaku telah beraksi di 15 TKP. Yakni di wilayah Bali, Jawa Barat, Jakarta.
Terungkapnya aksi kawanan maling ini berdasarkan laporan korbannya warga negara Jepang, Mihoko Ozawa (WNA Jepang). Korban mengalami kejadian, pada Sabtu (27/3/2021) sekitar pukul 11.00 WITA. Korban mengalami kerugian dari kejadian tersebut sebesar Rp36.900 juta.
Setelah diselidiki melalui pengecekan kamera CCTV, pelaku yang beraksi di ruang mesin ATM berjumlah 1 orang. Selanjutnya Tim Resmob Polda Bali membekuk 6 pelaku lain di sebuah vila di wilayah Desa Tibubeneng, Pererenan, Canggu, Kuta Utara, Badung, Kamis (22/4/2021) sekitar pukul 19.00 WITA.
Namun dalam penyergapan tersebut otak pelaku melawan dan mencoba kabur. Sehingga Polisi terpaksa memberikan tindakan tegas terukur di bagian kaki kirinya.
"Satu pelaku residivis di tembak pada bagian kaki, karena berusaha melawan petugas dan mencoba melarikan diri," ujar Kombes Raharjo.
Untuk pelaku yang berhasil diamankan yakni inisial GY (45), DB (39), AK (27), SH (41), AS (36), HT (44). Dalam aksinya para pelaku beraksi secara berkelompok dan memiliki peran masing-masing.
Selain tersangka polisi mengamankan barang bukti berupa data nasabah bank korban dari transaksi penarikan kartu ATM yang dilakukan oleh pelaku. Kemudian data bukti transaksi nasabah bank ( e-jurnal), screenshot rekaman CCTV di ruang mesin ATM.
Lanjut, 4 unit sepeda motor (yang dipergunakan dalam melakukan aksinya). Sebanyak 2 buah mika plastik (sebagai alat untuk mengganjal pada lubang mulut ATM). 1 buah cutter (yang dipergunakan untuk melepas potongan mika plastik), 7 buah kartu ATM Milik nasabah, 1 unit Handphone merek Nokia, 1 unit Handphone merek Samsung, Uang tunai sebesar Rp 9.238.000.
"Para pelaku sudah beroperasi di Bali selama 1 bulan. Mereka khusus datang ke Bali untuk membobol kartu ATM dengan cara mengganjal menggunakan klip yang dilapisi lem," terangnya.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4749 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2554 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2191 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1811 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1236 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun