Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Kemenkes Klarifikasi Mutasi Covid-19 dari India Belum Ditemukan di Indonesia
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Siti Nadia Tarmizi, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan RI mengklarifikasi pernyataan Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin terkait penemuan kasus mutasi varian baru Covid-19 asal India.
Nadia menegaskan bahwa varian baru yang dimaksud Menkes yakni B117 asal Inggris, bukan B1617 dari India.
"Yang dimaksud Bapak Menteri itu 10 kasus B117 dari Inggris, bukan B1617 dari India. Kalau mutasi varian baru virus dari India, belum ditemukan di Indonesia," kata Nadia dikutip dari merdeka.com, Selasa malam (27/4/2021).
Sebelumnya, Menkes mengatakan bahwa telah ditemukan 10 kasus Covid-19 dari mutasi varian baru Virus Corona dari India.
"Virus itu sudah masuk juga di Indonesia. Ada 10 orang yang sudah terkena, 6 diantaranya adalah imported cases, jadi masuk dari luar negeri. Sedangkan 4 diantaranya adalah transmisi lokal. 2 di Sumatera, 1 di Jawa Barat, dan 1 di Kalimantan Selatan," kata Menkes Budi saat konferensi pers yang disiarkan di Youtube Sekretariat Presiden, Senin (26/4/2021).
Terkait varian B1617 asal India itu, Nadia mengungkapkan bahwa saat ini Kemenkes masih berupaya dalam melakukan pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WGS) terhadap 12 WN India yang terdeteksi positif Covid-19. Dia memperkirakan, pemeriksaan WGS tersebut selesai pada 30 April 2021.
"Pemeriksaan whole genome sequencing 12 WN India itu belum selesai. Insya Allah Jumat (tanggal 30) ini selesai, nanti kami infokan hasilnya," kata Nadia.
Seperti yang diketahui, 127 WN India bereksodus ke Indonesia dengan menggunakan pesawat Carter QZ9BB ex MMA.
Mereka tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada 21 April 2021. Dari jumlah tersebut, sebanyak 12 orang dinyatakan positif Covid-19. Pemerintah pun langsung melakukan tes genome sequencing terhadap 12 orang itu dan sampai saat ini, hasil tes genome sequencing tersebut belum selesai.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6024 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4697 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2666 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2354 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2244 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan