Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Tanggapi Kasus Desak Dharmawati, MDA Bali: Masyarakat Cukup Tunggu Proses Hukum
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Video viral yang beredar di media sosial terkait penistaan agama Hindu oleh terlapor Desak Made Dharmawati dinilai merendahkan agama serta sangat bertentangan dengan nilai–nilai pancasila dan Bhineka Tunggal Ika.
Perbuatan tersebut dinilai sangat mengganggu bahkan mencederai kerukunan antar umat beragama di Indonesia sehingga membuat masyarakat khususnya di Provinsi Bali berang terhadap pernyataan dari Desak Made Dharmawati dan masyarakat berbondong – bondong melaporkannya ke Polisi.
Menanggapi hal ini, salah satu tokoh adat di Provinsi Bali Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet yang juga merupakan Bandesa Agung Majelis Desa Adat atau MDA Bali melihat fenomena ini berbahaya dan dapat menimbulkan konflik antar umat beragama di Indonesia.
"Sebagai Bendesa Agung meminta kepada segenap lapisan masyarakat seluruh umat beragama khususnya umat Hindu di Bali dan Nusantara agar tidak terprovokasi terhadap penistaan agama yang telah dilakukan oleh terlapor Desak Made Darmawati," ungkapnya Sabtu (1/5/2021).
Pertama, jelas Agung Putra Sukahet karena yang bersangkutan telah memohon maaf. Sebagai umat yang beragama harus memaafkan. Kedua, proses hukum tetap berlangsung karena masyarakat hindu banyak yang melayangkan tuntutan ke pihak kepolisian baik dibali maupun Jakarta.
"Apalagi hal ini menjadi disoroti oleh tokoh - tokoh agama baik dari menteri agama, Dirjen hindu serta Gubernur Bali. Jadi, demi kerukunan umat beragama di indonesia dan situasi keamanan di Bali maka masyarakat cukup menunggu hasil dari proses hukum yang berjalan," tegasnya.
Saat ini, kata Agung Putra Sukahet, aparat kepolisian, kejaksaan serta Pengadilan akan memproses ini secara profesional agar memberikan efek jera kepada pelaku. Sehingga kedepannya tidak akan ada kasus-kasus penistaan agama serupa yang kembali terjadi, pintanya.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2736 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2024 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1960 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1798 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun