Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Kapal Terbalik di Perairan AS, Dua Tewas dan 23 Luka-Luka
BERITABALI.COM, DUNIA.
Dua orang tewas dan 20an lainnya dirawat di rumah sakit setelah sebuah kapal kayu terbalik Minggu (2/5) di lepas pantai San Diego, negara bagian California, AS. Pihak berwenang menduga kapal itu terkait dengan operasi penyelundupan manusia.
Menurut Departemen Pemadam Kebakaran San Diego, seperti dikutip oleh Associated Press, sekitar pukul 10.30 waktu setempat, petugas penyelamat setempat, Garda Pantai AS dan beberapa instansi lain merespons laporan mengenai sebuah kapal yang terbalik di dekat semenanjung Point Loma.
Dua orang tewas di tempat dan 23 lainnya dibawa ke rumah sakit karena "luka-luka," kata juru bicara Jose Ysea.
Ysea mengatakan ketika dia tiba di tempat kejadian dekat Monumen Nasional Cabrillo, terdapat "banyak serpihan kayu" dan benda-benda lain di perairan itu.
"Di area Point Loma sangat berbatu. Ombak menghantam kapal itu terus menerus, hingga hancur," kata Ysea.
Dia mengatakan bahwa kelompok itu mungkin memadati kapal kecil bermotor yang terbuat dari kayu, yang digunakan oleh penyelundup untuk membawa orang-orang masuk secara ilegal dari Meksiko. Namun, dugaan ini masih belum dapat dipastikan.
Para pejabat meyakini semua penumpangnya telah diketahui nasibnya. Namun, kata Ysea, petugas yang menaiki kapal dan pesawat terus melakukan pencarian di wilayah itu untuk mencari kemungkinan adanya korban lain.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8012 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5650 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3544 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2391 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan