Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Kepala Pengamanan Lapas Dibekuk Polisi Terkait Penipuan CPNS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kepala Pengamanan Lapas Jember, Wahyu dibekuk polisi terkait penipuan modus menjanjikan diterima sebagai CPNS (penipuan CPNS).
Kepala Lapas Kelas IIA Jember, Yandi Suyandi membenarkan kabar penangkapan pejabat di lingkungannya saat dikonfirmasi Suara.com, Selasa (4/5/2021).
"Sebenarnya bukan penangkapan, tetapi jemput paksa. Dia (Wahyu) kena Pasal 372 dan 378 KUHP tentang Penipuan. Itu sudah prosesur yang harus dilakukan penyidik karena dia tiga kali mangkir dari panggilan pemeriksaan," tutur Yandi.
Kasus tersebut, lanjut dia, merupakan urusan pribadi dan tidak ada hubungannya dengan institusi Lapas Jember.
Dijelaskannya, bahwa Wahyu diamankan oleh petugas Polsek Bagorejo, Polres Banyuwangi, pada Senin (3/5/2021) sore, sekitar pukul 15:00 WIB di kediamannya. Polisi juga sudah berkoordonasi dengan Lapas Jember sebelum membekuk Wahyu.
"Iya, sudah lapor saya dulu. Saya minta (dijemput paksanya) selepas jam dinas. Karena kalau di luar jam kerja, dia kan sudah masyarakat biasa," papar Yandi.
Wahyu terhitung baru empat bulan berdinas di Lapas Kelas IIA Jember. Namun, perkara yang menjeratnya itu terjadi di Banyuwangi. Wahyu menjanjikan seseorang bisa diterima sebagai CPNS di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) dengan mahar sejumlah uang.
"Ya dia menjanjikan orang untuk bisa diterima sebagai CPNS Kemenkumham, dengan menyetorkan sejumlah uang," ujarnya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3330 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan