Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Positif Covid-19, Jenazah Bayi 2 Bulan Ditinggal Kabur Orang Tua
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang bayi dua bulan yang dinyatakan positif Covid-19 dan meninggal di sebuah rumah sakit di India, ditinggalkan oleh orang tuanya karena khawatir akan tertular.
Menyadur India Today, Rabu (5/5/2021) minggu lalu, bayi tersebut dirawat di Rumah Sakit Jammu setelah positif Covid-19, namun ia akhirnya meninggal dunia.
Setelah tau bahwa bayinya positif Covid-19, orang tua bayi tersebut menolak untuk mengambil jenazah dan melarikan diri, kata petugas.
Insiden itu terjadi di Rumah Sakit Shri Maharaja Gulab Singh yang terletak di Negara Bagian Jammu, India bagian utara.
"Bayi itu memiliki masalah jantung bawaan dan meninggal setelah dinyatakan positif Covid-19. Orang tuanya lari segera setelah itu. Mereka meninggalkan rumah sakit tanpa membawa jenazah bayinya," kata seorang petugas di rumah sakit tersebut.
Staf rumah sakit mengatakan mereka mencoba yang terbaik untuk membujuk orang tua bayi itu agar mengambil jenazahnya. Namun, mereka tidak berhasil.
Petugas rumah sakit mencoba untuk menghubungi orang tua tetapi sejauh ini tidak berhasil dan jenazah bayi tersebut masih di rumah sakit.
Jika orang tua tidak dapat dihubungi atau ditemukan, upacara terakhir bayi akan dilakukan sesuai dengan protokol Covid-19.
Wilayah Persatuan Jammu dan Kashmir melaporkan 3.733 kasus Covid-19 baru dan 51 kematian pada hari Senin. Dari jumlah tersebut, 35 kematian terdaftar di Jammu.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan