Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Pemain Ini Ditaksir Seharga Rp1,30 Miliar Jelang Kualifikasi Piala Dunia
BERITABALI.COM, NTB.
Ady Setiawan, pemain asal Bima, NTB yang membela klub liga 1 Persebaya Surabaya dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Gelandang tengah ini dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) jelang kualifikasi Piala Dunia 2022. Selain Ady Setiawan, pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong memanggil juga empat pemain baru untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) jelang kualifikasi Piala Dunia 2022.
Setelah resmi dipanggil dan memperkuat Timnas Merah Putih, harga Ady Setiawan melambung tinggi. Dikutip dari transfermark, pria kelahiran Parado, Bima ini ditaksir senilai Rp1,30 miliar.
Harga itu sepadan dengan kualitas yang ditunjukkan pemain kelahiran 10 September 1994. Saat ini, pemain 26 tahun dengan tinggi 1,67 meter membela klub Persebaya.
Sebelumnya, ia membela Barito Putera dan Martapura FC. Selama merumput, pria berposisi sebagai gelandang tengah ini memperlihatkan kelihaiannya mengolah si kulit bundar.
Gubernur NTB Dr Zulkieflimansyah mengaku bangga dengan Ady Setiawan yang resmi dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia.
“Bangga! Akhirnya Ady Setiawan, Pesepak Bola asal Bima NTB berhasil dipanggil PSSI untuk bergabung di Tim Nasonal untuk Kualifikasi Piala Dunia 2022. Selamat Ady!” tulis Bang Zul dalam akun Facebook resminya.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3871 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1985 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1853 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1753 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1533 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun