Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Pemain Ini Ditaksir Seharga Rp1,30 Miliar Jelang Kualifikasi Piala Dunia
BERITABALI.COM, NTB.
Ady Setiawan, pemain asal Bima, NTB yang membela klub liga 1 Persebaya Surabaya dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Gelandang tengah ini dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) jelang kualifikasi Piala Dunia 2022. Selain Ady Setiawan, pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong memanggil juga empat pemain baru untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) jelang kualifikasi Piala Dunia 2022.
Setelah resmi dipanggil dan memperkuat Timnas Merah Putih, harga Ady Setiawan melambung tinggi. Dikutip dari transfermark, pria kelahiran Parado, Bima ini ditaksir senilai Rp1,30 miliar.
Harga itu sepadan dengan kualitas yang ditunjukkan pemain kelahiran 10 September 1994. Saat ini, pemain 26 tahun dengan tinggi 1,67 meter membela klub Persebaya.
Sebelumnya, ia membela Barito Putera dan Martapura FC. Selama merumput, pria berposisi sebagai gelandang tengah ini memperlihatkan kelihaiannya mengolah si kulit bundar.
Gubernur NTB Dr Zulkieflimansyah mengaku bangga dengan Ady Setiawan yang resmi dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia.
“Bangga! Akhirnya Ady Setiawan, Pesepak Bola asal Bima NTB berhasil dipanggil PSSI untuk bergabung di Tim Nasonal untuk Kualifikasi Piala Dunia 2022. Selamat Ady!” tulis Bang Zul dalam akun Facebook resminya.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5852 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2571 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2213 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan