Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
71 Mayat Mengapung di Sungai Gangga, Pemerintah India Bantah Tudingan Ini
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pemerintah India membantah tudingan bahwa 71 jenazah yang ditemukan di sepanjang tepi sungai Gangga pada hari Selasa (11/5) akibat mahalnya kayu bakar untuk mengkremasinya.
"Kami menemukan 71 mayat dan membuangnya setelah pemeriksaan mayat. Sampel DNA telah diawetkan. Pemerintah kabupaten bersiaga untuk mencegah insiden seperti itu di masa depan. Pejabat telah diarahkan untuk waspada dan patroli di tepi sungai," jelas pernyataan Pemerintah Kabupaten Buxar, disadur dari The Hindu pada Rabu (12/5/2021).
Pemerintah itu juga mengatakan bahwa ada "cukup kayu bakar di tempat kremasi Chausa untuk pemakaman" puluhan mayat tersebut.
Klarifikasi tersebut muncul dari tuduhan warga desa bahwa mahalnya harga kayu bakar telah menyebabkan banyak keluarga membuang jenazah di sungai daripada mengkremasinya.
Sebelumnya, Inspektur Polisi Buxar Neeraj Kumar Singh menjelaskan pada The Hindu bahwa 71 mayat telah diambil dari sungai dan "bedah mayat dilakukan di ghat (tepian) sungai itu sendiri karena mereka sangat busuk".
Ram Ashray Yadav, yang menjual kayu bakar untuk kremasi di Mahadeo ghat (bank) di Chausa, berkata, "sebagian besar mayat dikuburkan di lubang besar yang digali di tepi sungai."
"Pemerintah kabupaten telah membuat pembangkit untuk suplai listrik di ghat (tepi sungai) dan menunjuk seorang pejabat di sini. Sebelumnya, pejabat administrasi distrik terlihat di ghat hingga Senin malam bekerja dengan menyalakan obor dan ponsel," kata Yadav kepada The Hindu.
Ditanya berapa banyak mayat yang dikuburkan, dia berkata, "Sangat sulit untuk dihitung. Tapi, sekarang tidak ada mayat yang terlihat di sungai itu," tambahnya.
Sebelumnya, pejabat kabupaten mengatakan jenazah yang ditemukan mengambang di sungai Gangga akan dikremasi dengan hormat oleh pemerintah.
Pada hari Senin, beberapa mayat ditemukan mengambang di sungai Gangga yang terletak di Kabupaten Buxar. Buxar berbagi perbatasannya dengan distrik di bagian timur Uttar Pradesh.
Pejabat distrik mengatakan bahwa jenazah berasal dari bagian timur Uttar Pradesh seperti Varanasi dan Allahabad.
"Mayat membengkak. Mereka sepertinya berada di air setidaknya selama 5-7 hari. Itu perlu diselidiki dari mana mereka berasal. Mereka bisa dari Varanasi atau Allahabad dari UP," pejabat senior distrik K K Upadhayay mengatakan kepada media.
Video mayat yang sudah dalam keadaan membusuk dan mengapung viral di media sosial yang memicu kemarahan di antara penduduk desa.
Sementara itu, Menteri Persatuan Jal Shakti dan anggota parlemen dari Jodhpur Gajendra Singh Shekhawat memposting tweet yang menandai perdana menteri Bihar dan Uttar Pradesh - Nitish Kumar dan Yogi Adityanath - untuk segera menyadari insiden semacam itu.
"Insiden jenazah yang ditemukan mengapung di sungai Gangga di kawasan Buxar Bihar sangat disayangkan. Ini tentu saja merupakan masalah investigasi," tulis Shekhawat.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6027 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4697 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2666 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2355 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2245 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan