Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Penyediaan Makanan Cepat Saji Bernutrisi Jadi Tantangan di Era Milenial
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Penyediaan panganan cepat saji dan bernutrisi menjadi tantangan sebagian besar ibu rumah tangga di era milenial.
Kondisi ini juga dialami oleh anggota Kelompok Wanita Tani Kusuma Dewi, Dusun Segah, Desa Asah Duren, Pekutatan, Jembrana. Padahal makanan cepat saji bernutrisi salah satunya dapat dibuat dengan memanfaatkan bahan yang ada di sekitar rumah, seperti daging ayam.
“Olahan yang berasal dari ayam seperti bakso, abon, keripik ceker atau kaki ayam dan keripik usus ayam memang menjadi pilihan bagi kebanyakan orang. Tantanganya adalah mampu mempertahankan daya simpan, meningkatkan kualitas, cita rasa, dengan tetap mempertahankan nilai gizi dan nutrisi,” kata Ketua Tim Pengabdian Masyarakat, Fakultas Pertanian, Universitas Warmadewa Ir. Ni Made Yudiastari, M.Si saat melakukan pendampingan pada Kelompok Wanita Tani Kusuma Dewi, Sabtu (15/5).
Yudi yang didampingi anggota tim Ir. Luh Suariani, M.Si dan Ir. Ni Made Darmadi, M.Si menegaskan tantangan lain penyediaan panganan cepat saji dan bernutrisi di anggota kelompok tani yaitu rendahnya pengetahuan pengolahan yang baik dan benar.
Pendampingan secara kontinyu dan berlanjut diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok tani yang sebagian besar bekerja sebagai ibu rumah tangga.
Menurut Yudi, pengembangan panganan cepat saji dan bernutrisi tujuannya bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan anggota keluarga, tetapi dapat dijadikan usaha sampingan. Seiring dengan berkembangnya zaman, manusia dituntut untuk menjadi lebih praktis dan lebih efisien dalam menjalankan kehidupannya.
Salah satu akibatnya adalah terjadinya perubahan pola konsumsi pangan. Perubahan gaya konsumsi menjadikan makanan siap masak (ready to cook) dan siap makan (ready to eat) menjadi alternatif pilihan masyarakat.
Konsumsi fast food mulai menjadi kebiasaan di masyarakat karena jenis makanan tersebut mudah diperoleh dan dapat disajikan dengan cepat. Salah satu produk fast food adalah produk olahan daging, termasuk daging ayam
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2767 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2026 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1962 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1799 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun