Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 22 Juli 2026
Salah Satu Keluarga Pemancing yang Hilang di Pantai Mimba Gelar Ritual "Ngedetin"
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Pihak keluarga Wayan Abdiana salah seorang dari tiga pemancing yang menghilang misterius di pesisir Pantai Mimba, Padangbai, Manggis, Karangasem pada Sabtu, 13 Februari 2021 lalu gelar ritual "ngedetin".
Upacara Ngedetin merupakan ritual memanggil dan menarik arwah korban untuk diajak pulang untuk mengikuti upacara ngaben. Ritual ngedetin digelar dalam rangkaian persiapan upacara pengabenan yang akan dilaksanakan pada Jumat, (21/05/2021).
Ngedetin berlangsung di kawasan Pantai Mimba tempat ketiga pemancing tersebut menghilang pada Rabu, (19/05/2021). Menurut Kadek Abdiyasa selaku adik dari Wayan Abdiana salah satu dari tiga pemancing yang hilang tersebut, pihak keluarga akan melaksanakan pengabenan sehingga terlebih dahulu dilaksanakan ritual ngedetin.
"Kita akan melaksanakan upacara pengabenan pada tanggal 21 Mei 2021, kemarin sudah dilaksanakan ritual ngedetin di pantai Mimba," ujarnya saat dihubungi media ini pada Kamis (20/05/2021).
Ia juga menuturkan kendati sampai sata ini belum ditemukan, pihak keluarga sudah pasrah dan mengikhlaskan kepergian Wayan Abdiana, sehingga diputuskan untuk menggelar upacara pengabenan untuk Wayan Abdiana.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3786 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1446 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1439 Kali
Menhub Setuju Bandara Letkol Wisnu Dikembangkan di Bali Utara
Dibaca: 1386 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1296 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun