Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Viral Video Camat dan Lurah Hadiri Acara Halalbihalal
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beredar video camat dan lurah se-kecamatan Sukoharjo menghadiri acara halalbihalal yang digelar oleh PAC PDIP Sukoharjo.
Video tersebut diunggah oleh akun Twitter @resty7321 pada Kamis (20/5/2021) malam.
Dalam video itu tampak suasana halalbihalal yang diduga digelar PAC PDIP Kecamatan Sukoharjo.
Plt Camat Sukoharjo, Havid Danang juga terlihat menghadiri acara tersebut.
Acara tersebut juga dimeriahkan dengan kehadiran biduan wanita yang bernyanyi sepanjang acara berlangsung.
Kehadiran para camat dan lurah dalam acara halalbihalal itu membuat publik geram.
Pasalnya, Bupati Sukoharjo Etik Suryani telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 400/1390/2021 tentang Penegasan Penyelenggaraan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri Tahun 2021 pada Masa Pendemi Covid-19 di Kabupaten Sukoharjo.
Dalam SE ini, Bupati Sukoharjo mengimbau masyarakat tidak menggelar kegiatan halalbihalal. Namun oknum ASN justru menghadiri acara halalbihalal yang digelar oleh partai.
Plt Camat Sukoharjo, Havid Danang membenarkan kejadian dalam video tersebut. Ia mengaku hanya mendapatkan undangan dari PAC PDIP Kecamatan Sukoharjo.
"Kami jajaran lurah diundang halalbihalal oleh PAC PDIP Sukoharjo," kata Havid, Jumat (21/5/2021).
Havid mengaku acara tersebut hanya dihadiri oleh 52 orang dan menerapkan protokol kesehatan yang benar.
Adapun hiburan acara mengundang biduan itu diakui oleh Havid merupakan sumbangan dari salah satu anggota PDIP.
"Itu diluar skenario acara halalbihalal. Kami setelah makan bakso langsung pulang," tuturnya.
Sementara itu, Bupati Sukoharjo Etik Suryani mengaku sudah memanggil Plt Camat Sukoharjo untuk dimintai pertanggungjawabannya.
Etik juga telah memberikan teguran keras dan meminta Inspektorat menginvestigasi kasus tersebut.
"Kami meminta maaf kepada seluruh instansi dan lapisan masyarakat atas kekhilafan ini. Sekarang kami menunggu pemeriksaan Inspektorat, hasilnya bagaimana tunggu saja," ucap Etik.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6011 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4692 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2664 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2342 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2241 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan