Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 15 September 2026
Kebakaran Rumah Usaha Garmen di Denpasar, Kerugian Diperkirakan Rp100 Juta
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kebakaran hebat melanda rumah berlantai dua digunakan sebagai garmen atau usaha konveksi di Jalan Gunung Agung Gang Bumi Ayu Blok R Nomor 1, Pemecutan, Denpasar Barat pada Minggu 23 Mei 2021 sekitar pukul 16.02 WITA.
Diduga kuat kobaran api disebabkan korsleting listrik. Peristiwa kebakaran itu langsung diatensi petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar.
"Ini hari Minggu, Garmennya libur, jadi pemiliknya keluar. Diduga akibat korsleting listrik," terang Koordinator Pemadam Kebakaran BPBD Denpasar, Anak Agung Putu Sujendra, dikonfirmasi pada hari yang sama.
Dijelaskannya, pihaknya mengerahkan 4 Branwir dari dari Pos Cokro, Pos Induk, Pos Juanda, Pos Mahendradatta. Namun karena akses menuju lokasi sempit, pihaknya hanya mengerahkan Branwir lebih kecil.
Sementara itu kobaran api kian membesar di lantai dua yang digunakan untuk menyimpan kain-kain bahan konveksi. Beruntung api tidak sampai merembet ke rumah di sekitarnya. Setelah berjibaku selama satu setengah jam, api berhasil dipadamkan oleh petugas.
"Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, dari total kurang lebih delapan are luas area, yang terbakar diperkirakan sekitar empat are," ujarnya.
Dalam kejadian pemilik rumah bernama I Made Merta Jiwa (52) ditafsirkan mengalami kerugian kurang lebih Rp 100 juta.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5024 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3421 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2155 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 870 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan