Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Latihan Bersama, Ini Kelebihan Prajurit TNI di Mata Prajurit AS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Prajurit AS yang tergabung dalam Security Force Assistence Brigades (SFAB) mengikuti latihan bersama prajurit TNI dari Batalyon Infanteri Para Raider 305/ Tengkorak.
Pada sesi latihan itu, Prajurit AS terkesan dengan keramahan prajurit TNI. Bagi mereka, prajurit TNI sangat bersahabat dibanding tentara dari negara Pasifik lain.
"Tentara Indonesia sangat ramah karena dibandingkan dengan tentara lain di Pasifik yang pernah bekerja sana dengan kami khususnya, mereka tidak seramah dan sehangat tentara Indonesia, mereka membuat kami seperti keluarga selama ada di Indonesia, mereka membuat kami merasa hebat," kata SFAB Team Inteligent Advisor, SGT Butler Blair melalui video Buletin TNI AD yang disaksikan, Minggu (30/5/2021) malam dilansir dari ANTARA.
Selain keramahan, Butler juga mengagumi makanan pedas dari Indonesia. Hampir semua jenis makanan dia suka, rendang salah satunya, tetapi tidak dengan durian. "Durian agak sulit saya memakannya," ucap Butler.
Pengalaman mencicipi makanan khas Indonesia juga jadi hal berkesan bagi SFAB Team Senior Support Advisor, SSG Jun Choh.
Dengan bangga Choh memamerkan kepada keluarganya saat mencicipi nasi goreng dan mi goreng asli Indonesia.
"Saat saya makan nasi goreng saya foto dan kirim ke keluarga saya, adik saya iri karena dia hanya pernah mencicipi nasi goreng di Amerika," ujar Sersan Choh.
Letkol Inf Fajar Akhirudin, Danyonif PR 305/Tengkorak Kostrad menyebutkan Prajurit Para Raider Yoni 305 Tengkorak yang melaksanakan kegiatan latihan bersama memiliki kemampuan kualifikasi para dan raider dalam arti mereka siap untuk melaksanakan operasi militer baik di darat, laut maupun di udara
"Dalam melaksanakan kegiatan latihan bersama ini yang disiapkan oleh Satuan Yonif Para Raider 305/Tengkorak adalah personel, materil dan sarana prasarana latihan," tutur Fajar.
Sementara itu SFAB Team Leader Cpt Leshaun Smith menyebutkan SFAB merupakan salah satu unit baru di Tentara Amerika (US Army) yang dibentuk dalam beberapa waktu terakhir, terdiri dari tim kecil yang memiliki spesialisasi tertentu, 'maneuver adviser team' menjadi fokus utama dari unit ini yang terdiri atas 12 orang personel.
Sebagai sebuah tim kecil, lanjut Smith, tujuan SFAB Maneuver Adviser Team adalah untuk bekerja sama dengan pasukan bersenjata negara sahabat di kehidupan sehari-hari, sehingga prajurit dapat mempelajari tidak hanya budaya setempat tapi juga budaya militer sehingga prajurit dapat memiliki pandangan yang sama dalam operasi militer dan juga memiliki pengetahuan yang sama mengenai situasi pertempuran.
"Kunci utama bagi kami adalah terbentuknya komunikasi interoperabilitas dan menciptakan hubungan antara dua negara dalam rangka mengefektifkan kerja sama militer," ujar Smith.
Selain latihan tempur, para prajurit Indonesia dan tentara Amerika melakukan kegiatan-kegiatan yang memupuk kebersamaan seperti memancing ikan untuk makan siang, bermain bakiak dan menari Maumere.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5948 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2636 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2286 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan