Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Terdampak Pandemi, Sekolah Swasta Ini Terpaksa Bayar Gaji Guru 3 Bulan Sekali
BERITABALI.COM, BADUNG.
Terdampak pandemi, pengelola sekolah swasta terpaksa melakukan pembayaran gaji pegawai secara bertahap.
Hal tersebut terpaksa dilakukan lantaran kondisi adanya penurunan jumlah siswa yang memilih sekolah swasta. Kondisi tersebut dialami di SMP Seni Ukir di Banjar Delod Perempatan, Tangeb, Abianbase, Mengwi, Badung.
Menurut, Kepala sekolah I Gede Pande Surayasa, belum lama ini menyampaikan, sekolah swasta dalam menjalankan operasional termasuk menggaji Pegawai (Guru) tentu berasal dari jumlah siswa yang masuk. Selama kondisi Pandemi, akunya, jumlah siswa sekolah mengalami penurunan yang akhirnya berdampak ke gaji guru yang terpaksa diberikan secara bertahap untuk setiap bulannya.
"Agar bisa membantu para pengajar yang berjumlah belasan orang saja terlebih dahulu saat ini," jelasnya belum lama ini.
Tentu dalam hal ini, pihaknya tetap bertanggung jawab agar sistem dalam pencairan dana di sekolah dapat dipakai membayar gaji ke para guru pengajar.
"Gaji diberikan 3 bulan sekali saat ini, biasanya saat situasi normal setiap bulan dapat gaji," ujarnya.
Ia menambahkan, hal tersebut dilakukan mengingat terjadi penurunan jumlah siswa bersekolah sejak Pandemi merebak sampai saat ini. Dikarenakan, sekolah swasta dalam pengelolaan operasional maupun dalam penggajian pegawai tergantung dari jumlah siswa yang bersekolah.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan