Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Dirut AstraZeneca: Vaksin Covid-19 Kami Aman, Bisa Terus Dipakai di Indonesia
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Direktur AstraZeneca Indonesia Rizman Abudeiri menepis semua isu miring yang beredar tentang Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) dari vaksin Covid-19 buatan Inggris tersebut.
Rizman memastikan segala proses uji klinis hingga perizinan pemakaian sudah melalui regulasi dan dikawal Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) hingga Vaksin AstraZeneca dinyatakan aman dan boleh digunakan di tanah air.
"Sehingga ketika ada sinyal safety-nya ini dipertanyakan, itu dari awal kita langsung tahu, pesan saya, kita mempunyai data yang luar biasa, tidak ada batas lagi tentang data, semua bisa melihat data sains, ini kita transparan, keamanan masyarakat terjamin, ini semua evaluasi dan keputusan dilakukan pihak berwenang di Indonesia yaitu BPOM," kata Rizman dalam diskusi KPCPEN, Kamis (3/6/2021).
Dia meminta masyarakat tidak perlu ragu akan keamanan Vaksin AstraZeneca, sebab pemerintah sendiri tidak mungkin ingin mencelakakan masyarakatnya.
"Ketika keputusan izin itu terjadi, maka keputusan itu tidak terjadi serta merta tanpa dasar saintifik atau dasar medis, itu pasti dengan pertimbangan," tegasnya.
"Kita harus percaya bahwa Pemerintah Indonesia sudah melakukan evaluasi yang mendalam sehingga diambil kesimpulan beberapa vaksin ini layak digunakan di Indonesia," sambung Rizman.
Sebelumnya, BPOM RI memastikan Vaksin AstraZeneca dengan nomor bets CTMAV 547 bisa digunakan kembali untuk program vaksinasi Covid-19 di Indonesia.
Vaksin AstraZeneca dengan nomor bets itu sempat mendapat perhatian khusus akibat seelah kasus kematian Trio Fauqi Virdaus sesaat setelah divaksinasi.
Keputusan ini disampaikan setelah BPOM bersama Komisi Nasional Pengkajian dan Penanggulangan KIPI (Komnas PP KIPI), Komisi Daerah (Komda) PP KIPI memastikan tidak ada hubungan antara KIPI serius yang dilaporkan dengan Vaksin AstraZeneca bets CTMAV 547.
Pada 25 Mei 2021 lalu Pusat Pengujian Obat dan Makanan Nasional (PPOMN) BPOM merilis hasil laporan pengujian tersebut.
Ditemukan saluran toksisitas abnormal atau tidak zat yang berpotensi memicu kerusakan. Sedangkan sterilitas vaksin tersebut dipastikan sesuai mutu dan aman digunakan.
Hasil ini dikatakan selaras dengan pernyataan Ketua Komnas KIPI, Hindra Iriawan yang ikut memastikan KIPI serius yang dilaporan tidak berkaitan dengan vaksin AstraZeneca bets CTMAV 547.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3343 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 830 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan