Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Pria Ini Ikat Anaknya di Kayu dan Baluri Tubuhnya dengan Madu Agar Disengat Lebah
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang pria di Mesir ditangkap karena menghukum putranya dengan cara primitif dan kejam. Ia mengikat bocah tujuh tahun itu ke tiang dan membaluri tubuhnya dengan madu agar disengat lebah.
Menyadur News.com Jumat (04/06), insiden ini terjadi di Qalyubia, Mesir pada 25 Mei setelah seorang tetangga menuduh bocah itu mencuri.
Dia kemudian menghukum putranya dengan mengikat dan menempatkannya di atap rumah mereka di Shebin Al-Qanater Center, di mana bocah itu menarik kawanan lebah dan nyamuk.
Tidak diketahui, berapa lama bocah itu ditinggalkan di atap tapi sang ibu yang berusia 29 tahun langsung mencari bantuan dari badan penyelamat anak.
Setelah memberi tahu pihak berwenang, ibu tersebut melarikan diri bersama putranya ke desa lain.
Wanita itu menuduh suaminya sering menyiksanya secara fisik dan melakukan kekerasan untuk menghukum putranya, termasuk dilarang makan dan minum untuk jangka waktu yang lama.
Investigasi telah diluncurkan setelah anak itu ditemukan dalam keadaan menyedihkan. Dia kemudian diperiksa untuk mengetahui sejauh mana luka yang diderita.
Gulf News melaporkan sang ayah, yang bekerja sebagai sopir tuktuk, telah ditangkap tapi tidak ddijelaskan, apakah didakwa secara resmi atau tidak.
Sementara itu, penyelidikan atas dugaan penyalahgunaan sedang berlangsung.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3878 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2409 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1932 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1793 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun